Wata Senema; Ada Filosofi di Balik Kelezatannya

Kearifan Lokal
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Wata Senema adalah makanan khas masyarakat Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Wata Senema merupakan makanan campuran dari jagung titi, parutan kelapa, dan kacang hijau dan/atau kacang merah.

Makanan ini disebut dengan Wata Senema karena berasal dari kata “Wata” yang artinya jagung. Dimana jagung merupakan bahan dasar dalam pembuatan Wata Senema. Seperti namanya, jagung titi adalah makanan olahan jagung dengan cara disangrai kemudian dijadikan emping (di’titi’) dengan menggunakan batu.

Sementara kata “Semak” yang bermakna campuran serta proses pembuatan yang cepat. Semua bahan makanan dicampur dan diberi air rebusan kacang merah atau kacang hijau hingga jagung titi menjadi empuk dan siap dimakan.

Ayo Baca Juga: Gemohing: Sekedar Entitas Ekonomi?

Sejarah penemuan atau kapan Wata Senema mulai dijadikan menu makanan tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi dilihat dari adanya larangan adat beberapa suku/marga di Adonara yang tidak dapat atau tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi nasi dari beras, sehingga masyarakat dari marga tersebut mengkonsumsi jagung dan umbi sebagai pengganti nasi.

Masyarakat dari marga tersebut dalam mengkonsumsi  Wata Senema sebagai pengganti nasi dari beras padi. Wata Senema bisa jadi pada saat dahulu merupakan sajian utama masyarakat Adonara dan atau Lamaholot pada umumnya. Ini bisa dimaklumi karena jagung merupakan makanan pokok Masyarakat Lamaholot

Pada perkembangan Wata Senema tergeser oleh nasi sebagai sajian pokok sebagian besar masyarakat Lamaholot namun hal itu tidak serta merta menggeser wata senema sebagai sajian special.

Wata Senema selalu merupakan makanan wajib yang harus ada dalam setiap perayaaan upacara adat maupun perayaan pesta-pesta tertentu. Bukan karena Wata Senema menjadi pengganti nasi bagi para tamu yang tidak dapat mengkonsumsi nasi beras. Tapi karena tuntutan tradisi yang mengharuskannya demikian.

Ayo Baca Juga: Mengkapitalisasi Mekko, Kenapa Tidak?

Pada pembuatannya Wata Senema tidak boleh menggunakan dua jenis kacang baik kacang merah atau kacang hijau secara sekaligus. Hanya boleh menggunakan satu jenis kacang dari dua jenis kacang tersebu. Jika menggunakan kacang hijau sebagai campuran maka tidak menggunakan kacang merah. Pun sebaliknya.

Proses pembuatannya sangat mudah dan peraktis yaitu hanya dengan mencampurkan rebusan kacang merah atau kacang hijau yang sudah ditiriskan dengan parutan kelapa dan jagung titi serta tambahkan sedikit garam sesuai kebutuhan. Air sisa rebusan dari kacang dapat dicampurkan dalam campuran wata senema sesuai keinginan.

Dilihat dari nilai gizi, Wata Senema tentu memiliki nilai gizi yang sangat baik untuk kesehatan bagi tubuh manusia, karena makanan ini mengandung kacang-kacangan, jagung dan kelapa. Dimana ke-3 bahan dasar ini memiliki kandungan gizi dan manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh.

Jagung  mengandung serat pangan yang dibutuhkan tubuh (dietary fiber) dengan indeks glikemik (IG) relatif rendah dibanding beras dari padi sehingga beras jagung menjadi bahan anjuran bagi penderita diabetes. Ditinjau dari kandungan gizinya maka jagung potensial sebagai sumber pangan fungsional sehat yang terjangkau oleh semua kalangan (Suarni, 2009a).

Ayo Baca Juga: Surat dari Adonara

Selain jagung, kacang merah dan kacang hijau juga memiliki kandungan gizi yang sangat baik bagi tubuh manusia. Kacang merah banyak mengandung protein dan karbohidrat. Selain itu kacang merah juga bebas kolesterol, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh semua golongan masyarakat dari berbagai kelompok umur.

Protein kacang merah juga dapat digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) yang bersifat jahat bagi kesehatan manusia, serta meningkatkan kadar kolesterol HDL (high density lipoprotein) yang bresifat baik bagi kesehatan manusia (Made Astawan, 2009).

Selain kacang merah, kacang hijau juga merupakan sumber protein yang sangat baik, rendah lemak, dan mengandung banyak serat serta antioksidan. Selain itu kacang hijau juga mengandung kalsium, zat besi, zinc, kalium fosfor, vitamin A, vitamin B, folat, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K.

Kacang hijau memberikan banyak manfaat diantarannya dapat membantu mengurangi resiko kehamilan bermasalah, melancarakan pencernaan dan menurunkan resiko penyakit jantung, membantu menjaga berat badan, menurunkan kadar kolesterol, dan menurunkan resiko osteoporosis.

Ayo Baca Juga: Festival Sebagai Ajang Promosi Pariwisata

Buah kelapa sendiri mengandung mangan yang sangat tinggi. Yang mana, mangan sangat penting untuk kesehatan tulang dan metabolisme karbohidrat, protein dan kolesterol. Buah kelapa juga kaya akan tembaga dan besi, yang membantu membentuk sel darah merah, serta selenium, antioksidan penting yang melindungi sel-sel tubuh.

Oleh karena itu, tidak diragukan lagi Wata Senema tentu saja menjadi salah satu makanan yang sangat bergizi bagi kesehatan tubuh manusia. Karena tiada satupun jenis makanan yang mengandung semua zat gizi yang mampu membuat seseorang untuk hidup sehat. Oleh karena itu, setiap orang perlu mengkonsumsi aneka ragam makanan.

Makan makanan yang beraneka ragam sangat bermanfaat bagi kesehatan. Sebab kekurangan atau kelangaan zat gizi tertentu, pada satu jenis makanan, akan dilengkapi oleh zat gizi serupa dari makanan lain (Benny A, Kodyat, 1995)

Wata Senema merupakan makanan yang hanya dapat ditemukan di NTT, khususnya di Lamaholot, tempat di mana jagung titi dihasilkan.

Penulis adalah mahasiswa Prodi Pariwisata –  Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STiPRAM) – Yogyakarta.

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of