Mahar Gading Gajah lambang “Harga Diri” Perempuan Lamaholot?

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Dalam Buku Beberapa Pokok Antropologi Sosial, Begawan Antropologi Indonesia Koentjaraningrat menulis “Memang kalau kita perhatikan istilah-istilah dari mas kawin dalam beberapa bahasa di Indonesia, maka tampak di dalamnya arti harta pembelian itu. Kata Nias beuli niha, Kata Batak Toba pongoli, boli, buhor, kata welin di Ambon, patuku di Bali, kata tukon di Jawa […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Gubernur NTT: Festival Pariwisata Harus Berdampak Terhadap Ekonomi Masyarakat

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Belakangan ini, festival pariwisata rupanya sedang menjadi trend di NTT.  Pada Juli  2019 lalu saja tercatat enam festival diselenggarakan. Tanggal 2-10 Juli ada festival Inerie di Kabupaten Ngada, 10-15 Juli festival Etu di Kabupaten Nagakeo. Festival Tenun Ikat dan parade kuda Sandelwood di Kabupeten Sumba Timur pada 12-13 Juli. di Kabupaten Manggarai  pada […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Surat dari Adonara

Sebarkan Artikel Ini:

Tujuh Alasan Gemohing menjadi BUMdes Eposdigi.com – Masyarakat Lamaholot sangat menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan kesetaraan. Rasa kekeluargaan yang tinggi, melahirkan sikap saling peduli. Dan kepedulian ini nyata dalam perilaku tolong menolong diantara masyarakat Lamaholot. Dalam perilaku saling tolong menolong, masyarakat Lamaholot memandang siapa saja sebagai mitra yang sejajar. Yang setara dengannya. Gemohing adalah budaya. […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Surat dari Adonara

Sebarkan Artikel Ini:

Transformasi Gemohing menjadi BUM Desa Moderen. Eposdigi.com – Di desa Oringbele, Kecamatan Witihama, ada sebuah kelompok Gemohing, yang sangat produktif 9 tahun belakangan ini. Sejak tahun 2010 dengan bantuan dana dari pemda Flotim semasa kepemimpinan Bupati Simon Hayon, kelompok yang terdiri dari ibu-ibu ini, masih tetap bertahan. Terlepas dari bagaimana awalnya Gemohing ini berdiri, patut […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Penerapan Governance: Mengelola Pemerintahan Asli Melalui Badu dan Leba Ne’e

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Isu tentang  pengelolaan sumber daya kolektif telah lama menarik perhatian Garret Hardin dengan tesis kuncinya: “The Tragedy of Common”, (Lubis, 2002) mengetengahkan sumber daya yang dikategorikan milik bersama seperti hutan, lautan, udara, danau, sungai dan lain-lain dapat dieksploitasi secara berlebihan karena sumberdaya demikian tak ada yang merasa bertanggung jawab dalam pemeliharaanya. Tesis Garret […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Dana Desa, BUM Desa dan Gemohing

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Dana Desa lahir sesuai amanat UU no 6 tahun 2014 tentang Desa. Dimana tujuan dari pembangunan desa adalah pemenuhan hak-hak dan kewajiban masyarakat desa. Dalam proses pemenuhan hak itu, dibayai melalui keuangan desa.  Bahwa keuangan desa adalah segala hak dan kewajiban dalam pelaksanaan pembangunan desa yang dapat dinilai dengan uang. Sebagaimana diamanatkan pasal […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Memahami Peran dan Sejarah Gemohing dalam Pembangunan Masyarakat

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Masyarakat Desa di  Kabupaten Flores Timur  umumnya  sudah lama mengenal  tradisi kerja bersama secara bergilir dalam mengelola seluruh sumber daya yang dimiliki guna  mewujudkan kesejahteraan bersama. Konsep kerjasama itu kemudian diberi nama ”gemohing”atau”gemohin”atau“moit.” Istilah gemohing berasal dari kata bahasa Lamaholot, (bahasa daerah setempat) yaitu: “gemohe” yang berarti  membantu atau bekerja bersama secara bergilir […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Gemohing: Sekedar Entitas Ekonomi?

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Belum lama ini, seorang teman mengeluh tentang banyak perubahan yang terjadi di kampung. Salah satunya soal budaya tolong menolong. “Tidak seperti dulu. Semua diukur dengan uang”, akunya. Tidak salah. Salah satu dampak dari moderenitas adalah budaya konsumerisme. Ini tidak bisa dihindarkan. Konsumerisme ditandai dengan munculnya sifat individualistis.  Menganggap bahwa  orang lain tidak dibutuhkan. […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...