Sri Sultan Hamengkubuwono X Akan Luncurkan Model Pendidikan Karakter Khas Kejogjaan

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan meluncurkan Program Pendidikan Baru yakni Program Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) yang akan berlaku di seluruh jenjang pendidikan mulai dari Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga jenjang Perguruan Tinggi. Hal ini disampaikan oleh Sutrisna Wibawa, Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Yogyakarta kepada wartawan. […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

“Ad’aNara” (Adonara) Bukan “Pulau Pembunuh” (Killer Island): Membaca Pikiran Simon Hayon Terhadap Konflik Tanah dan Kosmologi Sosial di Adonara

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Dalam berbagai pemberitaan nasional, Pulau Adonara di Kabupaten Flores Timur kerap diberi label “pulau pembunuh” atau killer island. Narasi ini sering muncul setiap kali terjadi konflik antar kampung di wilayah tersebut.  Namun bagi Simon Hayon, penyederhanaan semacam itu justru menyesatkan karena mengabaikan akar sejarah, kosmologi adat, dan dinamika sosial masyarakat Adonara.  Dalam pandangannya, […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

ADONARA: “Tanah Leluhur, Pulau Pembunuh dan Kematian yang Salah Alamat”

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – “Di Pulau Adonara, kematian yang salah alamat bukan sekadar cerita tragis; namun realitas sosial yang sesekali muncul dalam berita tentang bentrokan antar kampung. Konflik semacam ini sering dipicu oleh sengketa tanah ulayat yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat adat Lamaholot” (Barnes, 1996). Di pulau kecil di ujung timur Flores ini, tanah tidak sekedar […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Ketika Dunia Ada, Akan Tetapi Makna Menghilang

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Modernitas menghadirkan paradoks mendalam dalam kehidupan manusia Lamaholot: ruang semakin tertata, tetapi makna semakin menipis.  Jalan dibuka, batas administratif ditegaskan, sertifikat tanah diterbitkan, dan bangunan didirikan; namun pada saat yang sama, ruang-ruang hidup kehilangan sabda yang dahulu menjiwainya.  Dalam bahasa KODA, inilah situasi ruang kosong—ruang yang masih ada secara fisik, tetapi tidak lagi […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Ketika Dongeng Digantikan Layar : Menjaga Koda Anak di Era Digital

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Pagi hari di banyak rumah hari ini dimulai dengan cahaya layar. Anak bangun tidur, yang pertama dicari adalah telepon genggam. Malam hari tidak lagi ditutup dengan dongeng atau percakapan hangat, tetapi dengan video pendek yang tak pernah selesai digulir. Kita sedang menyaksikan pergeseran sunyi: rumah perlahan kehilangan fungsinya sebagai ruang pendidikan utama. Peran […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Dari Tawuran Ke Nayu Baya: Mengembalikan Jalan Damai Generasi Muda

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Peristiwa tawuran antara pemuda Amagarapati dan Postoh di Larantuka kembali menyentak kesadaran kita. Luka mungkin sembuh, tetapi bara di dalam hati bisa tinggal lama jika tidak dipadamkan dengan bijaksana.  Pertanyaannya bukan hanya siapa salah dan siapa benar, melainkan bagaimana kita mengembalikan keseimbangan yang terganggu. Dalam budaya Lamaholot, konflik bukanlah akhir dari hubungan. Leluhur […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Dekolonisasi Konsep Adat sebagai Landasan Advokasi Pengakuan Desa Adat dan atau Masyarakat Adat Indonesia

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Materi berikut merupakan respon lanjutan saya atas hasil diskusi personal dengan beberapa pihak terkait rencana penyusunan PERDA tentang masyarakat adat atau Desa Adat (dengan konsekuensi akan masuk ke dalam bahasan tentang hukum adat, wilayah adat, hutan adat, dll.).  Saya memilih jalan epistemologi pengetahuan dengan meminjam pisau analisis Edward Said untuk membongkar persoalan utama […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Krisis Moderen : Ketika Runtuhnya Pagar Koda

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Modernitas membawa kemajuan, tetapi juga menyisakan luka kultural yang dalam. Salah satu luka paling mendasar adalah runtuhnya pagar koda (sabda). Ketika sabda tidak lagi diperlakukan sebagai penjaga kehidupan, melainkan sekadar alat komunikasi, maka identitas manusia mengalami pengosongan makna. Dalam masyarakat Lamaholot, Koda: sabda berfungsi sebagai pagar yang menjaga isi kehidupan: martabat, relasi, dan […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Nilai Koda Dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Adonara

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Dalam masyarakat Adonara, KODA tidak hanya dipahami sebagai “sabda” yang sakral, tetapi juga sebagai ukuran etika dalam relasi sosial.  KODA sebagai Etika Relasi Sosial Kehidupan bersama dalam marga, atau kampung dijaga dengan mengedepankan kata yang benar, jujur, dan dapat dipercaya. KODA menjadi ukuran kepercayaan (trust), di mana seseorang akan dihargai atau diremehkan tergantung […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Koda Sebagai Identitas Budaya dan Simbol Kehormatan

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Bagi masyarakat Adonara, KODA tidak hanya sekadar bahasa atau ucapan, tetapi juga penanda identitas. Melalui koda, orang Adonara memperkenalkan diri, menyampaikan sejarah asal-usul, dan mempertegas keanggotaan dalam suatu marga dan / atau lewo.  KODA sebagai Identitas Kolektif Identitas kolektif ini dipelihara melalui kisah-kisah asal mula (asa usu) yang diturunkan dari generasi ke generasi. […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...