Eposdigi.com – Sebanyak 4.000 pramudi dan pengurus Koperasi Wahana Kalpika (KWK) se-DKI Jakarta resmi bergabung dengan Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI)-KSPSI pimpinan KRH HM Jusuf Rizal.
Langkah tersebut disebut menjadi upaya memperkuat perlindungan, pembinaan, serta kesejahteraan para pengemudi transportasi umum di Ibu Kota.
Prosesi bergabungnya para pramudi Mikrotrans KWK ditandai dengan penyerahan kartu tanda anggota (KTA) oleh Ketua Umum Pengurus Pusat FSPTSI-KSPSI, Drs. KRH HM Jusuf Rizal, SH, SE, M.Si, di Training Center Indonesia (TCI) FSPTSI kawasan Radar Auri, Cibubur, Jakarta, Senin (11/05/2026).
Baca Juga:
Satgas Independen Dibentuk, Madas Nusantara–LSM LIRA Siap Telusuri Dugaan Pelanggaran Program MBG
Dalam keterangannya, Jusuf Rizal menyebut kehadiran FSPTSI-KSPSI menjadi jawaban atas kebutuhan para pramudi akan organisasi pekerja yang dapat memberikan perlindungan secara nyata.
“Selama ini para pramudi KWK belum memiliki wadah resmi dalam serikat pekerja. Kini FSPTSI-KSPSI hadir untuk memberikan pembinaan, perlindungan, dan memperjuangkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, organisasi yang dipimpinnya akan menjalankan program bertajuk “Bina, Lindung, dan Sejahtera” yang ditujukan khusus bagi para pengemudi beserta keluarganya.
Program tersebut meliputi peningkatan kompetensi kerja, pelatihan profesi, sertifikasi pengemudi, hingga pendampingan hukum apabila pramudi menghadapi persoalan di lapangan.
Baca Juga:
Perang Iran–AS Bayangi Dana Jamsos, Forum Buruh Desak BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Strategi Darurat
Menurut Jusuf Rizal, profesi pengemudi transportasi umum memiliki risiko tinggi, sehingga membutuhkan perlindungan organisasi yang kuat dan responsif terhadap berbagai persoalan yang muncul saat bekerja.
“Kalau ada persoalan di lapangan, termasuk gangguan dari pihak-pihak tertentu, FSPTSI-KSPSI akan hadir memberikan pendampingan dan advokasi bagi para pramudi,” katanya.
Tak hanya itu, FSPTSI-KSPSI juga menyiapkan berbagai program sosial dan pendidikan untuk keluarga pengemudi.
Salah satunya melalui rencana penyelenggaraan “Jambore Pramudi Jakarta” yang akan diisi pelatihan keselamatan berkendara, penyuluhan, serta pemberian beasiswa bagi pengemudi muda.
Baca Juga:
Forum Jamsos Tegaskan Dewan Pengawas BPJS Harus Aktif dan Profesional
Selain itu, organisasi tersebut juga akan menggelar “Festival Pramudi Jakarta” yang menyasar pemberdayaan keluarga pengemudi, khususnya para istri pramudi. Kegiatan itu akan menghadirkan pelatihan UMKM, seminar kewirausahaan, bazar, pengajian, hingga wisata religi.
Pelaksanaan program tersebut akan melibatkan Perempuan LIRA yang dipimpin Ranti Erlion Tanjung.
Sementara itu, perwakilan Pramudi KWK, Roisudin Ilyas, menyampaikan apresiasi atas bergabungnya para pengemudi ke dalam FSPTSI-KSPSI. Ia berharap organisasi tersebut mampu menjadi wadah perjuangan sekaligus pelindung bagi para pramudi di Jakarta.
Baca Juga:
Forum Jamsos Pertanyakan Penggunaan Dana BPJS Ketenagakerjaan untuk Tapera
“Kami berharap keberadaan FSPTSI-KSPSI dapat memperjuangkan hak-hak pramudi serta memberikan rasa aman dalam bekerja. Program yang ditawarkan juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengemudi dan keluarganya,” ujar Roisudin.
Leave a Reply