Ayo Beli Jualan Teman!

Bisnis
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Efek pandemi corona semakin menghawatirkan. Hingga hari ke 6 bulan ini, jumlah kasus positif harian terus meningkat di seluruh Indonesia. Dalam 6 hari ini saja, kasus positif corona sudah bertambah sebanyak 19.313 kasus.

Hingga hari ini, Indonesia sudah mencatat 194.109 kasus positif. Kabar baiknya 138.575 diantaranya dinyatakan sembuh, dengan angka kematian hanya sebesar 4,1 % dari kasus terkonfirmasi (covid19.go.id, 06/09/2020, pukul 17.27).

Dari 4,1 % angka kematian itu, diantaranya adalah para petugas kesehatan yang berada di baris paling depan perang melawan corona.

Data dari Amnesty Internasional Indonesia yang dihimpun oleh hype.grid.id (06/09/2020) menyebutkan sudah ada 181 tenaga kesehatan yang gugur akibat corona. 112 dokter dan 69 perawat.

Baca Juga: Industri apa sajakah yang paling terdampak Corona?

Tidak hanya ribuan korban jiwa yang berjatuhan, corona juga berpengaruh besar terhadap perekonomian nasional. Indonesia diprediksi mengalami resesi ekonomi.

Secara teknik resesi ekonomi ditandai dengan perubahan signifikan pada perekonomian selama dua quartal berturut turut. Sebuah negara dianggap mengalami resesi ketika selama 6 bulan produk domestik  bruto (PDB) negara itu mengalami pertumbuhan negatif.

Perubahan signifikan itu terlihat dari jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang meningkat  kemudian mengakibatkan pertambahan angka pengangguran. Penurunan penjualan ritel juga penurunan keuntungan perusahaan manufaktur. Perubahan signifikan ini terjadi dalam kurun waktu yang lama.

Menteri Keuangan Sri Mulyani seperti dikutip kontan.co.id (03/09/2020) mengatakan bahwa “ di kuartal III 2020, ekonomi kita masih mengalami negative growth, bahkan di kuartal IV 2020 masih dalam zona sedikit di bawah netral”.

Jika untuk mencegah penularan corona kita semua wajib mengenakan masker, menjaga jarak dengan orang lain, kemudian selalu menjaga kebersihan tubuh. Kita dianjurkan untuk langsung mandi setelah tiba di rumah dari bepergian dan selalu mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir.

Baca Juga: Krisis Pangan Mengintai di balik Punggung Corona

Cara-cara ini diyakini dapat memutus penyebaran corona.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dampak pandemic corona dibidang ekonomi. Berbagai stimulus ekonomi sudah dan sedang dilakukan.

Masyarakat kecil sudah diberi bantuan tunai. Para pencari kerja diberi kartu pra kerja. Para karyawan di bebaskan dari kewajiban membayar pajak penghasilan. Pun mendapat bantuan tunai dari BPJS ketenagakerjaan.

Semua insentif ini semata-mata untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Berbagai bantuan itu diberikan agar masyarakat memiliki uang untuk membeli berbagai kebutuhannya.

Dana triliunan rupiah yang digelontarkan pemerintah itu ternyata belum bisa menolong banyak menghindarkan Indonesia dari resesi ekonomi.

Untuk  mengurangi semakin memburuknya dampak resesi ekonomi, salah satunya adalah lewat gerakan “beli jualan teman”. Gerakan ini bisa jadi stimulus untuk meningkatkan perputaran ekonomi. Terutama usaha kecil menengah.

Gerakan yang pertama kali lontarakan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ini diharapkan mampu meningkatkam perekonomian lokal, yang pada gilirannya meningkatkan perekonomian nasional.

Baca Juga: Upaya Pemerintah Mencegah Ekonomi Luluh Lantak Akibat Corona

“Kita melihat bahwa program beli jualan teman ini sedikit banyak akan bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian, khususnya perekonomian lokal yang tentu nanti pada gilirannya akan bisa membantu atau memberi kontribusi pada perekonomian nasional secara umum. Jadi beli jualan teman,”  kata Agus Gumiwang seperti ditulis detik.com (29/08/2020).

Pendapat senada datang dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Ia mengatakan bahwa saat ini banyak produk UMKM tidak terserap oleh pasar. Padahal 99 % pelaku usaha di Indonesia adalah UMKM.

Teten juga mengajak semua masyarakat untuk membeli produk UMKM. “ Ayo kita dukung semua upaya belanja produk UMKM”. “ Saya Menteri KOperasi dan UKM sangat mendukung gerakan beli jualan teman”, tambah Teten seperti dikutip detik.com.

Hemat saya melawan corona harus menjadi gerakan bersama. Baik dalam upaya mencegah penularannya maupun mencegah semakin memburuknya perekonomian bangsa akibat corona.

Jika memakai masker dan menjaga jarak dengan orang lain adalah cara paling efektif untuk mencegah penularan corona, maka beli jualan teman adalah cara untuk mencegah semakin buruknya resesi ekonomi akibat corona.

Ayo bersama lawan corona. Ayo Pakai Masker. Ayo jaga jarak. Ayo beli jualan teman!

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of