Tulisan Penutup dari dua tulisan sebelumnya.
Eposdigi.com – Urusan terkait hasil capaian Pemkab Flotim ini sangat tergantung kepada kinerja birokrasi. Akan ada kaitannya dengan gaji, tunjangan serta honor kegiatan, perjalanan dinas dan lembur yang selama ini sudah diperoleh ASN.
Kinerja Pemda Flotim sangat tergantung pada kualitas dan kinerja ASN, khusus nya eselon 2 dan eselon 3.
Berdasarkan praktik politik anggaran maka porsi terbesar dari Belanja APBD adalah Belanja Rutin atau Belanja Operasional juga Belanja Modal. Dan pengguna anggaran dari belanja-belanja tersebut adalah ASN.
Di Flotim ada 7.417 ASN yang terdiri tenaga PPPK 3.382 dan PNS 4.035. Pemkab Flotim punya 1 eselon 2A dalam hal ini Sekda sebagai Ketua TAPD.
Baca Juga:
Transparansi PAD, Kinerja ASN, dan Tantangan Politik Anggaran di Flores Timur
Ada 36 eselon 2B yang jadi para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda serta Kadis dan Kaban. Di jajaran Eselon 3A ada 60 orang yang jadi Sekdis, Kabag dan Camat. Sedangkan pada eselon 3B ada 151 yang pegang jabatan Kabid di semua OPD, juga Sekcam.
Ditambah ratusan eselon 4 yang menjabat Kepala seksi di OPD termasuk Lurah dan Plt Kades termasuk PPK di setiap OPD yang banyak urusan dengan lelang barang dan jasa.
Kita sadar bahwa selama 15 tahun terakhir dalam rezim pilbup langsung maka perjalanan karir para eselon banyak dipengaruhi oleh kepentingan politik. Ada ASN di setiap eselon yang jadi tim sukses pada proses pilkada.
Baca Juga:
Refleksi Kepemimpinan ADD-IBU di 2025 dan Proyeksi di 2026 Terkait Politik Anggaran pada APBD Flotim
Akibat banyak eselon 3-4 yg tidak naik jabatannya, karena dianggap bukan tim sukses malah ada yang 14 tahun hanya berkutat di jenjang tersebut. Suka tidak suka ini menyebabkan kehilangan motivasi.
Mereka mengisi waktu, yang lama-lama jadi kebiasaan buruk yakni suka main kartu. Akibat tidak banyak dari mereka yang punya budaya literasi. Akibatnya kinerja menjadi tidak maksimal.
Ini perlu ada terobosan untuk segera memperbaiki kondisi ini. Karena regulasi yang tidak memberikan ruang gerak untuk melakukan demosi jabatan. Paling bisa dilakukan adalah mutasi dan rotasi, atau menunggu ybs pensiun.
Maka pilihan menjadi terbatas. Untuk itu mesti dilakukan akselerasi. Para eselon 2 sangat sulit didemosi. Maka pada proses pansel atau seleksi kenaikan jabatan dari eselon 3B ke 3A maupun promosi dari eselon 3A ke eselon 2B, butuh kerja ekstra untuk melakukan seleksi.
Baca Juga:
Kita bisa berharap banyak pada eselon 4 yang punya kinerja bagus dan melek teknologi. Untuk itu harus ada raport atau KPI yg terkukur dari kinerja mereka.
Hal ini lah yang bisa buat performa dan kinerja Pemkab Flotim dalam pelaksanaan politik dan implementasi anggaran menjadi sangat penting.
Dari sisi anggaran ada begitu besar anggaran yang dikelola oleh ASN baik eselon 2 dan 3 hingga 4 di OPD. Dari Belanja APBD sebesar 1.2 Triliun ini lebih besar digunakan oleh ASN.
Masih terkait pajak daerah akan punya korelasinya dengan kinerja.
Kinerja ASN khususnya eselon 2 dan 3, mulai dari Sekda sebagai kepala Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah. OPD dan eselon 3 bisa diketahui dan berdampak pada pendapatan pajak daerah.
Baca Juga:
Vanila: Komoditas Bernilai Tinggi dan Peluang Usaha Strategis bagi Koperasi Desa
Apalagi ada insentif 5 % bagi Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan jajarannya dari capaian pajak daerah termasuk PBB. Perlu selalu dibangun komunikasi, kerjasama dan sinergitas dengan instansi vertikal seperti BPS, Badan Pertanahan dan Kantor Pajak Pusat
Di lain pihak masyarakat hanya dapat lewat dari APBD berupa belanja langsung, hibah, BLT, pengadaan barang dan jasa dan dana desa/dana kelurahan. Sekalipun masyarakat wajib pajak juga harus punya kewajiban untuk taat bayar pajak dan retribusi.
Agar sumbangan PBB akan naik signifikan bagi PAD. Jika pembangunan lancar maka akan ada tambahan penghasilan bagi masyarakat. Dampak nya akan ada kenaikan pertumbuhan ekonomi daerah yang juga jadi sumbangan bagi kenaikan PAD.
Untuk para anggota DPRD tetaplah menjalankan fungsi anggaran, pengawasan dan legalisasi. Buat lah terobosan dengan ada nya Perda yg lebih progresif untuk dapat menaikkan PAD, sekaligus kawal dan awasi kinerja Pemkab Flotim.
Baca Juga:
Pada akhirnya, uraian pada tulisan ini hanya bermaksud agar kita bisa lebih proporsional melihat persoalan politik anggaran di Flotim. Tentu wajib dikritik tapi juga perlu diapresiasi kalau kinerja nya positif.
Tulisan yang panjang ini sengaja dibuat sembari menunggu pergantian tahun, sekaligus membiasakan budaya membaca.
Jika Bupati ADD mampu memaksimalkan peran dan kinerja para ASN maka hasil nya tentu lebih baik. Sebagai publik kita akan memberi catatan sesuai gambaran data yang sudah dikeluarkan oleh Pemkab Flotim.
Baca Juga:
Sebagai catatan terakhir, untuk Ama Bupati Anton Doni Dihen , Selamat Hari Jadi. Sehat dan selalu diberkati.
Untuk Ama Wakil Bupati Ignas Boli Uran, agar selalu berkomunikasi di ruang publik dengan lebih smart dan elegan, tentu dengan tampilan data yang terukur.
Dan untuk Sekda dan jajaran eselon 2,3,4 dan seluruh ASN.di Flotim, bekerjalah dengan profesional dan selalu menggunakan akal sehat. Tetap optimis, don’t worry be happy.
Leave a Reply