Bagaimana cara efektif Meng-Covid-Kan Flores Timur?

Warga Peduli
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Gerakan ini harus menjadi gerakan bersama. Sebab menyembuhkan Flores Timur dari Covid adalah menyembuhkan masing-masing kita, setiap orang di Flores Timur.

Meng-Covid-kan Flores Timur adalah gerakan untuk menyebar informasi yang pas, akurat dan benar mengenai Corona. Bagaimana corona menular, apa yang kita lakukan untuk mencegah penularan, juga apa yang harus, agar yang posotif segera pulih.

Meng-Covid-kan Flores Timur berarti taat pada protokol kesehatan menjadi bagian dari pola hidup baru setiap individu di Flores Timur. Mulai dari bayi hingga para jompo. Tanpa kecuali.

Baca Juga: Mari Sama-Sama “Covid”-kan Flores Timur

Meng-Covid-kan  berarti menjadikan 5M -protokol kesehatan menjadi gara hidup baru semua orang. Pakai Masker karena kesadaran bahwa saya harus melindungi diri saya dan orang-orang terkasih saya di sekeliling saya.

Memakai masker dengan baik dan benar. Memakai Masker yang aman dan sesuai dengan standar kesehatan atau yang dianjurkan. Tanpa alasan apapun oleh siapapun untuk mengabaikannya.

Ini situasi darurat. Bagi banyak orang memakai masker, apalagi lapis dua, bisa jadi tidak nyaman. Memakai masker terutama saat berbicara harus dibiasakan. Lama-lama kita lupa bahwa pernah ada ketidak nyamanan.

Saat berbicara, ada banyak dorplet atau perkican liur yang keluar dari tubuh lewat mulut. Karenanya masker harus dipakai dengan benar, menutupi area hidung hingga dagu. Tidak boleh ada alasan apapun untuk tidak melakukannya.

Baca juga: Mengapa Anda Tidak Mengenakan Masker?

Sementara Menghindari Mobilitas, jangan dulu bepergian agar tidak terpapar corona di jalan. Jika harus bepergian maka mengusahakan agar Menghindari Kerumunan. Semakin banyak orang berkerumun, semakin besar pula peluang virus menyebar dari orang-orang itu.

Jika tidak sanggup menghindari kerumunan maka minimal Menjaga Jarak dengan orang terdekat kita dalam kerumunan itu. Minimal satu meter.

Virus Corona tidak menyebar. Kitalah yang memindahkannya. Memakai Masker dan Menjaga Jarak pasti membantu kita agar tidak tertular dari dorplet atau aerosol yang bertebaran di udara.

Namun Virus Corona bisa saja menempel di manapun. Ketika kita menyentuh apapun yang telah terkontainasi Virus Corona, maka kita memindahkannya.

Baca Juga: Vaksin Ternyata Tidak 100  Persen Aman

Kita masih bisa memindahkan virus dan memasukannya kedalam tubuh lewat tangan. Saat kita menyentuh hidung dan mulut. Karena itu haru sering cuci tangan.

Mencuci Tangan dengan sabun, atau cairan hand sanitizer, agar Virus Corona yang menempel di tangan bisa mati.

Lalu siapa saja yang harus dilibatkan dalam gerakan meng-Covid-kan Flores Timur ini? Tanpa kecuali, semua orang di Flores Timur. Mulai dari diri sendiri. Taat protokol kesehatan mulai dari diri sendiri.

Itu cara kita melindungi diri, melindungi semua orang. Melindungi Flores Timur.

Namun pasti tidak mudah membangun kesadaran kolektif seperti ini. Masih banyak orang di Flores Timur belum taat protokol kesehatan. Banyak yang belum pakai masker. Atau pakai masker namun tidak benar-benar menutupi hidung hingga ke dagu.

Baca Juga: Pangan Lokal menjadi ‘New Normal’ di tengah Pandemi

Karena membangun kesadaran kolektif ini tidak mudah, maka harus kita mulai. Dengan memanfaatkan semua sumber daya yang ada. Pertama, kampanye melalui berbagai platform media sosial.

Namun konten kampanye itu mesti dicros cek secara memadai. Tidak boleh menyebarkan berita bohong. Lebih celaka sudah tahu itu hoax namun membagikannya.

Siapa saja yang memiliki media sosial, ayo, sama-sama kita covid-kan Flores Timur. Makin sering kesempatan, makin banyak orang terlibat, kita bisa merubah wajah Flotim.

Kedua, memanfaatkan jaringan keagamaaan. Mesjid dan Gereja mungkin masih tutup. Tapi otoritas Gerejawi dan juga  Dewan Mesjid pasti masih didengar suaranya. Tanggung jawab para agamawan di tengah Covid tidak lagi melulu membangun keimananan umatnya.

Baca Juga: Ketahanan Pangan dan Mitigasi Bencana

Menangkal covidpun harus jadi tanggung jawab kita semua. Termasuk para agamawan. Mimbar-mimbar kotbah sudah saatnya digeser ke tengah- tengah umat. Mewartakan tentang harapan, bahwa kita bisa bangkit dari covid. Kita bisa.

Ketiga, institusi pendidikan. Sekolah adalah komunitas intelektual. Mereka yang mengerti. Yang pintar. Para guru pasti masih bisa didengar suaranya ditengah masyarakat. Para guru adalah corong satgas covid.

Dan yang terakhir, meng-Covid-kan Flores Timur tidak usah menunjuk orang lain. Harus mulai dari kita. Dari Anda dan saya. Mulai saat ini, dalam kesempataan apapun, mulai dari diri sendiri, untuk selalu taat prokes.

Melawan Covid adalah pilihan satu-satunya  yang kita miliki saat ini. Tanggungjawab ini harus melebihi disiplin ilmu, profesi, pilihan politik, atau ideologi apapun.

Baca Juga: Apakah Jenazah Dapat Menularkan Corona?

Pejabat tinggi pemerintah,Anggota DPRD,  ibu-ibu pedagang pasar, para guru dan ASN, buruh pelabuhan, pengojek, nelayan dan petani. Siapa saja. Sebab Covid-19 adalah tentang keberlangsungan hidup umat manusia.

Meng-Covid-kan Flores Timur adalah gerakan untuk menyembuhkan Flores Timur dari Covid-19. Ini tanggung jawab kita bersama. Anda dan saya.

Foto: ilustrasi Covid-19 / pixabay

Sebarkan Artikel Ini:

1
Leave a Reply

avatar
1 Discussion threads
0 Thread replies
0 Pengikut
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca juga:  Bagaimana Cara Efektif Meng-Covid-Kan Flores Timur? […]