Eposdigi.com – Tulisan ini terinspirasi dari sebuah video di akun instagram @exalusia. Video yang diunggah oleh akun tersebut berisi pesan tentang sukses oleh Prilly Mahatei Latuconsina.
Jagad hiburan tanah air mengenal artis kelahiran 15 Oktober ini lewat sinetron remaja Ganteng Ganteng Serigala yang dibintanginya.
Dalam video tersebut aktris, penyanyi, presenter sekaligus produser yang juga menekuni dunia Pendidikan dan bisnis ini membagikan lima pesan inspiratif.
Lima pesan inspiratif yang disebut perempuan kelahiran Tangerang sebagai sebagai 5 P inilah yang hendak kami bagikan dalam tulisan ini.
Kesuksesan seringkali dipersepsikan sebagai hasil akhir dari kerja keras yang panjang. Prilly menyebutkan bahwa kesuksesan bukanlah hasil dari satu faktor tunggal. Ia adalah perpaduan dari berbagai sikap hidup yang saling melengkapi.
Baca Juga:
Di antara banyak sikap hidup, terdapat lima hal penting yang sering menjadi fondasi perjalanan seseorang menuju sukses: passion, persistence, patience, privilege, dan pray.
Kualitas perjalanan panjang menuju sukses itu, lima hal ini harus menjadi suatu ekosistem yang dibawa serta.
Pertama: Passion
Pertama, passion atau gairah adalah titik awal dari segalanya. Passion memberikan arah dan alasan mengapa seseorang melakukan sesuatu. Tanpa passion, usaha sering terasa hambar dan mudah ditinggalkan.
Passion membuat seseorang rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan kenyamanan demi sesuatu yang ia cintai. Passion mendorong seseorang untuk bangun pagi tanpa mengeluh sekaligus pulang malam dengan mengabaikan lelah.
Dalam konteks kesuksesan, passion berfungsi sebagai bahan bakar utama yang menjaga semangat tetap menyala, bahkan ketika hasil belum terlihat. Passion membuat seseorang terus menyempurnakan apa yang sudah selesai dikerjakannya.
Baca Juga:
Kedua : Persistence
Namun, passion saja tidak cukup. Di sinilah persistence atau ketekunan memainkan peran penting. Persistence adalah kemampuan untuk terus melangkah meskipun menghadapi kegagalan, hambatan, dan rasa lelah.
Banyak orang memiliki passion, tetapi tidak semua mampu bertahan dalam proses yang panjang dan tidak selalu menyenangkan. Persistence memastikan bahwa seseorang tidak berhenti di tengah jalan. Ia adalah jembatan antara mimpi dan realitas.
Persistence adalah tentang daya tahan, yang memaksa seorang letih namun tidak pernah menyerah. Persistence mendorong seseorang bangkit ke 1001 kali setelah jatuh 1000 kali.
Kesuksesan tidak pernah datang secara instan. Sukses adalah perjalanan panjang. Karena itu membutuhkan daya tahan yang tak boleh berakhir, walaupun sejuta kenyataan memaksanya berhenti.
Baca Juga:
Ketiga: Patience
Selanjutnya, perjalanan menuju kesuksesan juga membutuhkan patience atau kesabaran. Dalam dunia yang serba cepat, banyak orang ingin hasil instan. Padahal, kesuksesan sejati seringkali membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Patience membantu seseorang untuk tetap tenang, tidak terburu-buru, dan mampu menerima bahwa setiap proses memiliki ritmenya sendiri. Tanpa kesabaran, seseorang bisa mudah frustasi dan kehilangan arah, bahkan ketika ia sudah berada di jalur yang benar.
Nama lain dari patience atau kesabaran adalah kerendahan hati (humbleness). Sabar sama seperti rendah hati itu bukan sifat pasif menerima keadaan. Kesabaran adalah sifat tenang dalam upaya yang aktif selama perjalanan panjang menuju sukses.
Kerendahan hati membantu setiap orang untuk menerima kenyataan bukan sebagai sebuah fatalisme (karma) yang terjadi. Rendah hati adalah sikap aktif untuk menyesuaikan diri dengan apapun kenyataan yang dialami.
Passion tidak hanya cukup jika ditopang dengan persistence. Passion dan Persistence membutuhkan juga Patience. Persistence adalah daya tahan ketika gagal maka kerendahan hati adalah pilihan hidup ketika gagal maupun berhasil.
Baca Juga:
Cara Untuk Meramalkan Masa Depan Adalah Dengan Menciptakannya
Keempat: Privilege
Di sisi lain, kita juga tidak bisa mengabaikan peran privilege. Privilege terlalu sederhana jika hanya dianggap sebagai berbagai kemudahan atau keuntungan yang dimiliki seseorang sejak awal, seperti akses pendidikan, lingkungan yang mendukung, atau kondisi ekonomi yang stabil.
Privilege adalah semua kekuatan yang sudah dimiliki, sekaligus semua kekuatan yang sedang diupayakan. Privilege hanya dapat mempercepat langkah seseorang menuju kesuksesan jika segala dukungan itu dipakai secara tepat.
Namun, penting untuk dipahami bahwa privilege bukanlah segalanya. Ia bisa menjadi pintu pembuka, tetapi tidak menjamin seseorang akan mencapai tujuan tanpa usaha.
Privilege adalah semua peluang untuk sukses melalui kerja keras, meskipun jalannya mungkin lebih panjang dan penuh tantangan.
Baca Juga:
Ada Dua Soft Skill Penting Yang Menjadi Rahasia Sukses Anak. Bagaimana Mengajarkan Pada Anak?
Kelima : Pray
Terakhir, ada pray atau doa, yang sering kali menjadi dimensi spiritual dalam perjalanan manusia. Pray bukan sekadar ritual. Doa bukan hanya sekedar berdoa. Doa adalah bentuk pengakuan, refleksi, harapan, dan penyerahan diri kepada kekuatan yang melampaui segala sesuatu.
Doa adalah kesadaran penuh bahwa passion, persistence, patience, privilege yang sudah dimiliki pun membutuhkan kekuatan – yang melampaui segala pengalaman, kenyataan fisik sekaligus segala pemahaman logika – yang transenden.
Dalam menghadapi ketidakpastian, doa memberikan ketenangan batin dan kekuatan emosional. Ia membantu seseorang untuk tetap teguh, bahkan ketika segala usaha belum membuahkan hasil. Pray juga mengajarkan kerendahan hati—bahwa tidak semua hal berada dalam kendali manusia.
Baca Juga:
Cara Untuk Meramalkan Masa Depan Adalah Dengan Menciptakannya
Kenyataan baiknya adalah bahwa secara keseluruhan, kelima elemen ini membentuk hubungan yang saling menguatkan. Passion memberikan arah, persistence menjaga langkah tetap berjalan, patience menenangkan proses, privilege membuka peluang, dan pray memberikan kekuatan batin.
Ketika salah satu elemen melemah, elemen lain dapat menjadi penopang. Misalnya, ketika hasil belum terlihat, patience dan pray dapat menjaga seseorang tetap bertahan. Ketika jalan terasa sulit, persistence dan passion dapat mendorong untuk terus maju.
Kesuksesan, pada akhirnya, bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menjalani prosesnya.
Harmoni yang seimbang antara passion, persistence, patience, privilege, dan pray, membuat seseorang tidak hanya berpeluang mencapai tujuan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat, bijaksana, dan utuh. Inilah esensi sejati dari menjadi manusia : sebuah kesuksesan yang berkelanjutan.
Foto ilustrasi diproses dengan bantuan AI
Leave a Reply