Warren Buffett; Tiga Hal tentang Uang yang Harus Diajarkan Orang Tua pada Anak

Bisnis
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Warren Buffett umumnya dikenal karena ia merupakan ahli investasi yang keputusan dan tindakannya mempengaruhi pasar saham global. Ia menjadi kaya raya karena investasinya di pasar saham. 

Sebagai orang kaya, cara mendidik anaknya menjadi perhatian publik. Oleh karena itu, belakangan, kepadanya diajukan banyak pertanyaan tentang soal mendidik anak ini. Pendapatnya tentang mendidik anak dinilai menarik dan banyak dikutip. 

Orang misalnya bertanya-tanya tentang kelanjutan usahanya, yang dirintis dari nol. Dia ingin perusahaan yang ia rintis dapat terus bertumbuh dan dia menginginkan keberlanjutan, tetapi pada saat yang sama dia tidak keberatan jika anak-anaknya merintis sendiri usaha mereka. 

“Anak-anak saya akan pergi, untuk mengukir tempat mereka sendiri di dunia ini, dan mereka tahu saya mendukung mereka apapun yang mereka ingin lakukan di dunia ini. Mereka akan lebih bahagia jika saya mengizinkan mereka seperti itu.” 

Warren Buffett percaya bahwa menyiapkan semua kebutuhan anak-anak sehingga mereka tinggal menikmati hidup, karena lahir dari orang tua yang tepat, dapat berbahaya bagi mereka, dan merupakan tindakan anti sosial. 

Baca Juga :

“Yang Terbaik Untuk Anak”; Antara Ego Orang Tua atau Kebutuhan Anak?

Menurut Warren, jika orang tua dapat memberi mereka modal, itu lebih baik. Tapi menurutnya jangan sampai modal yang diberikan terlalu banyak, sehingga mereka tidak perlu melakukan apa-apa lagi. Beri anak-anak pendidikan, lalu modal yang cukup untuk memulai hidup mereka, menurutnya, itu sudah cukup. 

Kepada anak-anaknya, Warren Buffett mengajarkan tiga hal berikut ini yang menurutnya dapat menjadi bekal hidup bahagia bagi anak-anak:

  1. Ajari anak untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Dalam pengalaman Warren, ini mungkin pengalaman yang paling sulit diajarkan, tetapi paling penting diajarkan pada anak. Ini adalah langkah besar pertama bagi orang tua untuk mengajarkan pada anak tentang pengendalian diri dan disiplin mengelola keuangan. 

Ini adalah latihan sederhana yang disarankan untuk dilakukan orang tua bersama anak. Minta anak untuk menulis 10 hal yang sangat diinginkan oleh anak. Lalu minta anak untuk mengidentifikasi daftar tersebut untuk membedakan mana yang merupakan keinginan dan mana yang merupakan kebutuhan. 

Baca Juga :

Menyusun Financial Goal Berdasarkan Usia

Jelaskan pada anak tentang makna kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan adalah hal yang mendesak dipenuhi. Jika tidak dipenuhi anak akan menghadapi masalah. Sedangkan keinginan adalah hal yang tidak mendesak untuk dipenuhi dan orang yang mempunyai keinginan tidak menjadi bermasalah. 

Maka yang harus segera dibeli adalah yang dibutuhkan. Tunda membeli jika yang hendak dibeli itu hanya merupakan keinginan. Untuk terus bertumbuh dan hidup bahagia, anak tidak harus memiliki segalanya. 

  1. Ajari anak untuk memahami makna belajar

Menurut Warren orang harus melakukan semua yang menjadi tanggung jawabnya dengan baik. Ini memerlukan informasi dan pengetahuan. Sementara, di satu pihak, pengetahuan dan penguasaan informasi manusia terbatas. Di pihak lain, informasi dan pengetahuan manusia terus bertambah karena ilmu pengetahuan selalu berkembang. 

Baca Juga :

Delapan Kebiasaan Baik di Usia Muda Menjamin Masa Depan Gemilang

Untuk melaksanakan tanggung jawab dengan baik, ada banyak masalah yang perlu dijawab. Oleh karena itu, anak harus didorong untuk terus belajar. Dengan belajar terus sepanjang hayat, anak akan mampu menyelesaikan masalahnya dengan baik, termasuk dalam hal berinvestasi. 

Untuk mengambil keputusan tentang investasi, seorang investor memerlukan pengetahuan yang tidak sedikit sebelum mengambil keputusan yang tepat. Maka belajar sepanjang hayat melalui membaca sangat perlu didorong orang tua pada anak. 

  1. Biasakan anak menabung.

Menabung perlu diajarkan pada anak-anak, selain agar anak dapat menjalani kehidupan finansial yang lebih stabil, tetapi menabung juga membuat seseorang memiliki peluang lebih besar untuk investasi.

Semua orang menghadapi peluang yang sama untuk berinvestasi, namun hanya mereka yang memiliki modal yang dapat berinvestasi. Dan memiliki persediaan modal, hanya mungkin jika memiliki kebiasaan untuk menabung sedikit demi sedikit.

Baca Juga :

Anak dengan Penguasaan 4 Keterampilan Hidup Ini, Akan Sukses di Masa Depan

Dan menabung hanya dapat dilakukan oleh orang yang dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan, dan menahan diri untuk membeli hanya yang dibutuhkan, dan bukan membeli semua yang ingin dibeli. 

Itulah tiga hal tentang uang yang menurut Warren Buffett harus diajarkan orang tua kepada anak, agar anak dapat menjalani kehidupan pribadi yang lebih stabil dan bahagia. Dimulai semakin dini akan semakin baik, ketika anak sudah siap. 

Tulisan ini sebelumnya tayang di depoedu.com, kami tayangkan kembali dengan izin dari penulis / Foto: marketnesia.id

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of