Robot Humanoid Berbasis AI telah Menggantikan Kepala Sekolah di Inggris ?

Internasional
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Pada tanggal 15 September 2022 yang lalu, www.depoedu.com menurunkan sebuah tulisan yang menarik tentang perkembagan terbaru teknologi Robot Humanoid. Bukan tentang capaian teknologinya, melainkan pemanfaatan robot humanoid dalam bisnis.

Karena capaian teknologi dan kecanggihan robot humanoid maka founder Net Dragon, sebuah perusahaan teknologi berbasis di Tiongkok, memberikan kepercayaan kepada Tang Yu menjadi Chief Executive Officer (CEO) di perusahaan tersebut.  Padahal Tang Yu adalah nama sebuah robot Humanoid.

Tang Yu, sang robot humanoid tersebut pertama kali dipercaya menggantikan manusia untuk sebuah posisi puncak dan sangat penting di perusahaan teknologi senilai USD 10 milyar tersebut. Tang Yu diberi tugas menangani departeman organisasi, efisiensi.

Baca juga : 

Pengajaran dari Konferensi Pers Robot Humanoid dalam Konferensi PBB tentang AI untuk Kebaikan di Jenewa Swiss

Selain itu, Tang Yu menjadi pusat data dan manajemen resiko di antaranya termasuk upaya merampingkan aliran proses, meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, dan kecepatan eksekusi sebagai rincian tugasnya.

Jika inisiatif ini berhasil membawa perkembangan dan keuntungan bagi Net Dragon, akan menyusul banyak perusahan yang terinspirasi dan akan melakukan hal yang sama.  Banyak jabatan CEO yang akan digantikan oleh robot humanoid.

Kini bukan hanya jabatan CEO yang bisa digantikan oleh robot humanoid. Di Inggris, Cottesmore School, sebuah sekolah mahal berasrama di Kawasan West Sussex, sedang berkolaborasi dengan pengembang AI, menyiapkan Abigail Bailey, nama robot tersebut, menjadi Kepala Sekolah.

Kini seperti dikatakan oleh Kepala Sekolah Cottesmore, Tom Rogerson kepada The Telegraph, saat ini, kemampuan Abigail Bailey sang robot sudah dapat memberi saran tentang berbagai hal seperti bagaimana memberi dukungan pada guru, dan bagaimana membantu siswa dengan kondisi ADHD.

Baca juga : 

Robot lebih Canggih dari Anda?

Selain itu robot ini juga sudah dapat menyusun program sekolah sesuai dengan kebutuhan, memberikan evaluasi pelaksanaan program, pelaksanaan kebijakan, bahkan dapat menjawab pertanyaan seperti ChatGPT tentang kebijakan sekolah, kurikulum dan tentang pengajaran.

Menurut Tom Rogerson, dengan interaksi data dari berbagai stakeholder dan pengembangan algoritma lebih lanjut, Kepala sekolah di Cottesmore School mungkin tidak diperlukan lagi pada suatu saat.

Rogerson mengatakan saat ini Abigail Baley sang robot humanoid telah memiliki banyak pengetahuan melalui interaksi data melalui mesin learning dan proses manajemen pendidikan sehingga telah memiliki kemampuan menganalisa data dalam jumlah besar.

Oleh karena itu, kini Rogerson merasa sangat terbantu dalam mengambil keputusan. “Sangat menenangkan, saya sangat terbantu dalam mengambil keputusan tentang berbagai aspek kepemimpinan di sekolah, seperti mempunyai asisten yang sangat terlatih,” kata Rogerson.

Baca juga : 

Efek Samping AI: Dari Etika hingga Kejahatan

Kepada The Telegraph Rogerson mengatakan, bukan berarti kepala sekolah tidak lagi meminta nasehat dari manusia. Tetapi kehadiran robot humanoid berbasis AI dia rasakan sangat menenangkan dan efektif.

Melihat perkembangan ini, saya berpendapat bahwa secanggih-canggihnya robot humanoid, peran kepala sekolah tidak dapat digantikan sepenuhnya oleh robot. Paling maksimal robot berfungsi sebagai shadow principal yang akan membuat kerja kepala sekolah lebih efisien dan efektif.

Dan efisiensi serta efektivitas tersebut hanya dapat tercapai jika Kepala Sekolah menguasai teknologi sehingga dapat mengunakan robot humanoid berbasis AI tersebut dalam pekerjaannya. Jadi jangan khawatir, robot tidak akan sepenuhnya menggantikan manusia menjadi Kepala Sekolah.

Tulisan ini sebelumnya tayang di depoedu.com / Foto: freepik.com

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of