Apa Prioritas Pendidikan di Tahun 2021?

Nasional
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com -Tujuan pendidikan merupakan suatu faktor yang amat sangat penting di dalam pendidikan, karena tujuan pendidikan ini adalah arah yang hendak dicapai atau yang hendak dituju oleh pendidikan.

Dalam penyelenggaraannya pendidikan tidak dapat dilepaskan dari sebuah tujuan yang hendak dicapai, hal ini dapat dibuktikan dengan penyelenggaraan pendidikan yang dialami bangsa Indonesia.

Tujuan pendidikan yang berlaku pada masa Orde Lama berbeda dengan tujuan pendidikan pada masa Orde Baru. Sejak Orde Baru hingga sekarang, rumusan mengenai tujuan pendidikan selalu mengalami perubahan sesuai dengan tuntutan pembangunan dan perkembangan kehidupan masyarakat dan negara Indonesia.

Tujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Baca Juga : Radikalisasi di Lembaga Pendidikan Mengancam Indonesia?

Untuk mencapai tujuan pendidikan ini perlu prioritas dalam mengelola  pendidikan. Salah satu prioritas utama kegiatan pendidikan di Indonesia dalam meningkatkan mutu pendidikan telah diusahakan melalui berbagai kegiatan.

Diantaranya dengan meningkatkan kemampuan tenaga pengajar yang mengacu pada dua macam kemampuan pokok yaitu kemampuan terhadap bidang ajaran dan kemampuan dalam mengelola proses belajar mengajar.

Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) beberapa waktu lalu  mengapresiasi berbagai kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk membantu sektor pendidikan yang terdampak Coronavirus Disease (Covid-19).

Apresiasi tersebut disampaikan Komisi X dalam Rapat Kerja (Raker) secara telekonferensi di (22/6/2020).

Menurut Nadiem, terdapat beberapa kegiatan prioritas pendidikan tahun 2021.

  1. Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan KIP yang diampu Sekretaris Jenderal. “KIP pada 2021 masih di Kemendikbud dan belum ada rencana dipindahkan,” kata Mendikbud menjawab isu perpindahan KIP ke kementerian lain.
  2. Leksikografi sebanyak 25.000 kata dan istilah baru serta Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia dalam Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) literasi yang diampu Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  3. Penyediaan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta pendampingan daerah dan penguatan tata kelola yang diampu Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen).
  4. Sekolah penggerak/revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), penguatan sumber daya manusia (SDM) bidang vokasi, serta Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) Vokasi yang diampu Ditjen Pendidikan Vokasi.
  5. Guru Penggerak, Organisasi Penggerak, dan Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang diampu Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan.
  6. BOPTN Satuan Kerja dan PTN Badan Hukum dan Kerja sama/magang industri (Kampus Merdeka) yang diampu Ditjen Pendidikan Tinggi.
  7. Pengembangan AKM dan pengembangan perbukuan nasional yang diampu Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Balitbang dan Perbukuan). “Balitbang dan Perbukuan akan hampir seratus persen fokus pada pengembangan kurikulum dan asesmen.” ujar Mendikbud Nadiem.

Untuk mencapai sasaran ini dibutuhkan skala proritas. Skala prioritas menduduki urutan pertama sebagai fungsi yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke seluruh kegitan.

Prioritas ini merupakan proses terpenting dari semua fungsi pendidikan karena tanpa prioritas, fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan dengan lancar.

Baca Juga : Faktor Apakah yang Membuat Pendidikan dan Pengajaran Jadi Rumit?

Prioritas Pendidikan adalah proses penentuan sasaran dalam usaha mencerdaskan sumber daya manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Prioritas pendidikan memberikan kejelasan arah dalam usaha proses penyelenggaraan pendidikan, sehinga target  pendidikan akan dapat tercapai.

Tulisan ini sebelumnya tayang di depoedu.com dengan judul “Prioritas Pendidikan Tahun 2021, Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim” / Foto : wowkeren.com

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of