Eposdigi.com – Perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026 di TK dan SD Strada Bhakti Nusa, Vila Melati Mas, Tangerang Selatan, berlangsung meriah pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Mengusung tema “Solidaritas Pangan Sehat, Terjangkau, dan Menyelamatkan”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenalkan keanekaragaman pangan lokal sekaligus memperkuat sinergi orag tua dengan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Suasana perayaan sudah terasa sejak para siswa, guru, dan orang tua menyiapkan berbagai sajian pangan lokal di meja-meja yang telah disediakan. Pemandangan anak-anak TK yang turut membantu orang tua menata makanan menjadi gambaran nyata bahwa perayaan ini bukan sekadar kegiatan sekolah, melainkan ruang kolaborasi antara sekolah dan keluarga.
Baca Juga:
Kegiatan diawali dengan ibadat pagi sebagai ungkapan syukur atas karunia Allah melalui keanekaragaman sumber pangan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan yang melibatkan siswa, guru, serta orang tua murid. Anak-anak dari jenjang TK hingga SD tampil di hadapan teman-teman dan orang tua yang hadir.
Namun, lebih dari sekadar perayaan, HPS di Strada Bhakti Nusa membawa pesan penting tentang pangan sebagai kebutuhan dasar manusia. Makanan tidak hanya berfungsi untuk mengenyangkan perut, tetapi juga berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kualitas hidup setiap orang.
Pesan solidaritas pangan juga mengingatkan bahwa setiap orang berhak memperoleh makanan yang sehat dan terjangkau. Untuk mewujudkannya, diperlukan kesadaran bersama dalam memanfaatkan sumber pangan yang tersedia di lingkungan sekitar, sekaligus menjaga keberlanjutannya.
Baca Juga:
Salah satu wujud nyata dari kesadaran tersebut adalah diversifikasi pangan, yakni upaya memanfaatkan beragam sumber pangan sebagai alternatif selain bergantung pada satu jenis bahan makanan tertentu. Keanekaragaman pangan tidak hanya memperluas pilihan makanan, tetapi juga membuka peluang untuk memenuhi kebutuhan gizi melalui variasi bahan pangan lokal.
Dalam perayaan kali ini, TK dan SD Strada Bhakti Nusa bersinergi dengan orang tua murid untuk menghadirkan berbagai makanan olahan berbahan dasar pangan lokal. Beragam sajian tersebut disiapkan langsung oleh orang tua sebagai bentuk keterlibatan keluarga dalam memperkenalkan makanan sehat, bergizi, dan sesuai dengan kebutuhan anak.
Kepala SD Strada Bhakti Nusa, Theresiana Erna Retnawati, menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.
Baca Juga:
Menurutnya, orang tua merupakan mitra penting bagi sekolah, terutama dalam membangun kebiasaan makan sehat dan mengenalkan potensi bahan pangan lokal kepada anak sejak dini.
“Orang tua terlibat menyediakan makanan sehat untuk anak-anak. Makanan yang merupakan hasil modifikasi berbagai makanan lokal yang ada di sekitar kita,” kata Erna saat ditemui dalam perayaan HPS.
Ia menambahkan, pengenalan pangan lokal juga dapat dilakukan dengan cara kreatif, termasuk mengolah bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi hidangan yang menarik bagi anak-anak.
“Tujuan kita adalah anak-anak menyadari bahwa bahan makanan lokal pun bisa diolah untuk menghasilkan berbagai macam makanan yang ‘kekinian’, sekaligus sehat dan bergizi,” lanjutnya.
Baca Juga:
Harmoni Kecil di Hari Guru: Kisah Lomba Paduan Suara TK Strada Bhakti Nusa
Keterlibatan orang tua dalam perayaan ini tidak berhenti pada penyediaan makanan. Mereka juga turut memeriahkan acara melalui berbagai penampilan hiburan, baik dari orang tua murid TK maupun SD. Partisipasi tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan tentang pangan dapat dibangun melalui pengalaman bersama yang melibatkan seluruh komunitas sekolah.
Setelah rangkaian pertunjukan, termasuk penampilan para guru SD, perayaan Hari Pangan Sedunia 2026 di Strada Bhakti Nusa ditutup dengan makan bersama.
Melalui kegiatan ini, sekolah tidak hanya mengajak anak-anak mengenal keanekaragaman pangan lokal, tetapi juga menanamkan nilai syukur, kepedulian, kebersamaan, dan kesadaran akan pentingnya makanan sehat.
Baca Juga:
Sebab, merayakan pangan bukan sekadar menikmati makanan, melainkan juga merayakan kehidupan dan tanggung jawab bersama untuk menjaganya.
Leave a Reply