Eposdigi.com – Pemerintah Desa Pembedilan bersama Pemerintah Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, melaksanakan kegiatan pembentukan kelompok masyarakat melalui program agroforestry dan silvopastura sebagai upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 17 Desember 2025.
Program tersebut diinisiasi oleh Kepala Desa Pembedilan, Muhammad Arifin, bersama fasilitator independen Tri Nugroho, serta melibatkan berbagai pihak lintas sektor. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa Pembedilan, IDH (Inisiatif Dagang Hijau), dan PT. Sukses Karya Sawit sebagai bentuk sinergi pembangunan desa yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan PT. Sukses Karya Sawit, yakni P. Harso W selaku Manager CSR dan Ari Riski Arifiana selaku Manager Estate SKS 3, unsur TNI yang diwakili oleh Gunadi, serta pihak Kepolisian dari kesatuan Brimob yang diwakili oleh Sukis.
Kehadiran unsur pemerintah, aparat keamanan, dan sektor swasta menunjukkan dukungan kuat terhadap pelaksanaan program berbasis kolaborasi ini.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dibentuk kelompok masyarakat sebagai penerima manfaat program.
Kelompok ini memperoleh bantuan sarana produksi berupa 1.000 batang bibit pohon hutan seperti belangiran, pulai, trembesi, perpat, dan kemesek, serta 1.000 batang bibit pohon buah yang terdiri dari rambutan, kelengkeng, petai, mangga, durian, jengkol, dan nangka.
Baca Juga:
Selain itu, masyarakat juga menerima bantuan ternak kambing kacangan dan kambing etawa, serta unggasan berupa ayam pedaging dan ayam kampung dengan total sebanyak 700 ekor.
Program agroforestry dan silvopastura ini dirancang untuk mengintegrasikan kegiatan pertanian, kehutanan, dan peternakan dalam satu sistem pengelolaan lahan.

Melalui pendekatan ini, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan lahan secara optimal tanpa merusak lingkungan, sekaligus meningkatkan produktivitas dan ketahanan ekonomi rumah tangga.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) PT. Sukses Karya Sawit yang dipimpin oleh Yusuf.
Baca Juga:
Koalisi Wartawan (KAWAN) Ketapang Resmi Dideklarasikan, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Tim Damkar perusahaan berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan, mulai dari persiapan lokasi hingga bantuan teknis selama pelaksanaan di lapangan, khususnya dalam aspek mitigasi risiko kebakaran lahan.
Selaku fasilitator independen, Tri Nugroho, yang akrab disapa Bedu, menyampaikan harapannya agar program agroforestry dan silvopastura ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Pembedilan.
Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan memperkuat sustainable livelihood, tetapi juga menjadi alternatif dan pengembangan sumber pendapatan masyarakat dalam jangka panjang.
“Melalui pendampingan yang konsisten dan keterlibatan aktif masyarakat, kami berharap kelompok yang terbentuk mampu mengelola usaha produktif secara mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca Juga:
Ke depan, program ini akan dilengkapi dengan pendampingan teknis, penguatan kelembagaan kelompok, serta monitoring dan evaluasi secara berkala.
Dengan kolaborasi lintas pihak yang terus terjaga, Desa Pembedilan diharapkan dapat menjadi contoh model pembangunan desa yang terintegrasi, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan sumber daya alam.
Leave a Reply