Prof. Muhammad Madyan, Terpilih Menjadi Rektor Baru Universitas Airlangga Surabaya

Tokoh
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Universitas Airlangga resmi mempunyai rektor baru setelah Prof. Dr. Muhammad Madyan terpilih menjadi rektor baru, untuk periode 2025-2030, dalam rapat pleno Majelis Wali Amanat (MWA) di Kampus UNAIR Surabaya pada Senin (5/5).

Prof. Madyan menggantikan Prof. Mohammad Nasih yang telah menjabat selama dua periode sebelumnya, sejak tahun 2015. Prof. Madyan terpilih melalui proses pemilihan yang dimulai dengan proses penjaringan kandidat, proses uji masyarakat kampus, hingga rapat pleno MWA. 

Proses pemilihan diikuti oleh tiga kandidat  yakni, Dr. Dwi Setiawan, Dr. Koko Srimulyo, dan Prof. Dr. Muhammad Madyan. Dalam pemungutan suara yang dipimpin oleh Ketua MWA UNAIR yakni Prof. Dr. Sunarto, Prof. Madyan memperoleh 13 suara, Dr. Koko 9 suara, dan Dr. Dwi, memperoleh 4 suara. Rektor terpilih akan dilantik pada 17 Juni 2025.

Baca Juga : 

7 Universitas Negeri Ini Menyediakan Jalur Masuk Prodi Kedokteran Tanpa Tes, Bagi Ketua OSIS

Selain dihadiri oleh 28 dari 30 anggota MWA, rapat pleno MWA dihadiri juga oleh sejumlah tokoh nasional antara lain Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Sunarto, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Fauzan, Mantan Menko. PMK Muhadjir Effendy, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Pada akhir pleno, Ketua MWA  Prof. Dr. Sunarto berpesan agar Rektor terpilih Prof. Madyan terus melanjutkan prestasi yang sudah dicapai oleh Prof. Nasih di kancah global. Saat ini, berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings 2025, UNAIR menempati posisi 308 dunia. 

“Cita-cita kita bersama adalah rektor terpilih dan tim yang ia bentuk nanti, diharapkan membawa UNAIR masuk ke dalam jajaran 200 besar universitas terbaik dunia,” tegas Prof. Sunarto. 

Baca Juga : 

Isu Kesehatan Mental Mahasiswa, Belum Menjadi Isu Penting Dalam Pengelolaan Universitas di Indonesia

Sedangkan Prof. Nasih menyampaikan apresiasinya atas semua proses yang terjadi dalam proses pemilihan. Menurutnya proses berlangsung damai dan demokratis. Ia mengharapkan ada kesinambungan lebih lanjut dengan kepemimpinan Prof. Madyan dan dukungan serta kolaborasi dari dua calon rektor lainnya, agar UNAIR terus berkembang. 

“Target ranking hanyalah indikator. Yang paling penting adalah kualitas dan dampak dari riset, pembelajaran, dan pengabdian kepada masyarakat. Jika itu meningkat, maka ranking akan dengan sendirinya meningkat pula,” tegas Prof. Nasih dalam sambutannya. 

Profil Prof. Dr. Muhammad Madyan

Sebelum terpilih sebagai Rektor Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Dr. Muhammad Madyan adalah Wakil Rektor bidang Sumber Daya periode 2020-2025. Selain itu ia juga aktif mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR. Bidang kepakarannya adalah Manajemen dan Keuangan.  

Baca Juga : 

Belajar Dari BINUS: Mahasiswa Bersiap Untuk Memasuki Dunia Kerja

Sebelumnya, pria kelahiran Martapura tahun 1971 ini menjabat sebagai Direktur Keuangan Universitas Airlangga tahun 2014-2015. Sebelum menduduki jabatan ini, pada tahun 2014 ia adalah Kepala Subdirektorat Pengembangan Sumber Daya Manusia dan pada tahun 2008-2009 sempat menjabat sebagai Kepala LPMB FEB Universitas Airlangga. 

Sebagai peneliti ia telah berhasil menerbitkan sekitar 70 artikel dengan H-index Scopus 3, dan pada Agustus 2022 menerima gelar Guru Besar di bidang Ilmu Manajemen. Pada tahun 2024, menerima Satya Lencana Kesetiaan 20 tahun dari Presiden RI Joko Widodo. 

Dengan pengalaman dan kompetensinya, Prof. Madyan diharapkan mampu melanjutkan capaian yang sudah diraih rektor sebelumnya ke level yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional. 

Tulisan ini sebelumnya tayang di depoedu.com, kami tayangkan kembali dengan izin dari penulis / Foto: scholar.unair.ac.id

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of