Triadik Kepemimpinan Lewo: Membaca Kembali Keteraturan Hidup Orang Adonara – Sebuah Konsep Awal Desa Adat / Lewo

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Apakah Rera Wulan Alapen, Lewotana Alapen dan Mehene Lewo sesungguhnya merupakan tiga unsur dalam satu sistem kepemimpinan Lewo? Saya sedang mencoba memahami kembali sesuatu yang sebenarnya sudah lama hidup dalam masyarakat Adonara, tetapi mungkin belum banyak kita rumuskan secara konseptual. Dalam setiap Lewo, kita mengenal adanya Lewotana Alapen, Rera Wulan Alapen dan Mehene […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Membaca Gender Dari Dalam Budaya Lamaholot

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Pernah dalam sebuah diskusi tentang gender, saya mendengar narasumber menerjemahkan teori-teori gender dari Barat secara lurus untuk diterapkan dalam kehidupan budaya Lamaholot. Saya memiliki pandangan yang sedikit berbeda: Menurut saya, gender memang penting untuk diperjuangkan, tetapi ia tidak harus selalu diterjemahkan dengan cara yang sama pada setiap kebudayaan.  Gender perlu dibaca dan diterjemahkan […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Bala di Bala, KODA di Bala: Ketika Kata Menjadi Gading

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Dalam kehidupan adat masyarakat Adonara terdapat sebuah ungkapan yang sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat dalam: “Bala di bala, KODA di bala.” Ungkapan ini secara harfiah menempatkan bala dan KODA dalam hubungan yang sangat erat. Bala berarti gading, sedangkan KODA adalah kata, ucapan, kesepakatan, atau janji yang telah diikrarkan dalam hubungan adat.  Karena […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Ketika Dongeng Digantikan Layar : Menjaga Koda Anak di Era Digital

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Pagi hari di banyak rumah hari ini dimulai dengan cahaya layar. Anak bangun tidur, yang pertama dicari adalah telepon genggam. Malam hari tidak lagi ditutup dengan dongeng atau percakapan hangat, tetapi dengan video pendek yang tak pernah selesai digulir. Kita sedang menyaksikan pergeseran sunyi: rumah perlahan kehilangan fungsinya sebagai ruang pendidikan utama. Peran […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Dari Tawuran Ke Nayu Baya: Mengembalikan Jalan Damai Generasi Muda

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Peristiwa tawuran antara pemuda Amagarapati dan Postoh di Larantuka kembali menyentak kesadaran kita. Luka mungkin sembuh, tetapi bara di dalam hati bisa tinggal lama jika tidak dipadamkan dengan bijaksana.  Pertanyaannya bukan hanya siapa salah dan siapa benar, melainkan bagaimana kita mengembalikan keseimbangan yang terganggu. Dalam budaya Lamaholot, konflik bukanlah akhir dari hubungan. Leluhur […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Krisis Moderen : Ketika Runtuhnya Pagar Koda

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Modernitas membawa kemajuan, tetapi juga menyisakan luka kultural yang dalam. Salah satu luka paling mendasar adalah runtuhnya pagar koda (sabda). Ketika sabda tidak lagi diperlakukan sebagai penjaga kehidupan, melainkan sekadar alat komunikasi, maka identitas manusia mengalami pengosongan makna. Dalam masyarakat Lamaholot, Koda: sabda berfungsi sebagai pagar yang menjaga isi kehidupan: martabat, relasi, dan […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Nilai Koda Dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Adonara

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Dalam masyarakat Adonara, KODA tidak hanya dipahami sebagai “sabda” yang sakral, tetapi juga sebagai ukuran etika dalam relasi sosial.  KODA sebagai Etika Relasi Sosial Kehidupan bersama dalam marga, atau kampung dijaga dengan mengedepankan kata yang benar, jujur, dan dapat dipercaya. KODA menjadi ukuran kepercayaan (trust), di mana seseorang akan dihargai atau diremehkan tergantung […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...