Eposdigi.com – Sebagai sebuah bangsa persoalan yang sedang kita hadapi saat ini tentu tidak sederhana. Kesenjangan sosial dan ekonomi, penegakan hukum, diskriminasi rasial dan etnis, ketidaksetaraan gender, termasuk berbagai isu lingkungan hidup menjadi masalah yang serius.
Dimana-mana kita masih mendengar kasus-kasus tersebut diatas bahkan sudah menjadi kebiasaan sehingga kita menjadi tidak lagi peka. Kita sangat mengenal banyak istilah seperti “orang kaya makin kaya, orang miskin tetap miskin,” “hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,”
Kita juga masih sering mendengar kasus kasus diskriminatif terhadap kelompok minoritas, ketimpangan gender dan setiap hari kita mengalami akibat dari persoalan lingkungan hidup.
Sampah, pemanasan global, perubahan iklim dan isu lingkungan hidup lainnya seringkali kita alami bahkan terjadi setiap hari.
Baca Juga:
Menurut saya tidak ada solusi yang instan dan bisa langsung dipakai untuk mengatasi persoalan ini. Begitu juga dengan apa yang disampaikan dalam tulisan ini. Pendapat dalam tulisan ini hanya merupakan pemikiran yang terlintas karena itu bukan juga merupakan alternatif solusi yang dikaji secara mendalam dan lahir dari penelitian ilmiah.
Ketimpangan sosial dan ekonomi
Sudah menjadi rahasia umum bahwa perekonomian kit hanya dikuasai oleh segelintir orang. Orang-orang kaya, masyarakat kalangan atas dalam ekonomi, memiliki persentase terkecil, di tengah itu ada kelompok ekonomi menengah dan yang lebih banyak adalah masyarakat dengan ekonomi rendah.
Sebagian besar masyarakat kita adalah masyarakat dengan pendapatan rendah atau masuk kategori masyarakat miskin. Karena ketimpangan ekonomi ini maka berimbas juga ke persoalan sosial yang lain.
Karena itu pemerintah seharusnya lebih banyak memberikan pendampingan terhadap pelaku UMKM termasuk upaya untuk melahirkan lebih banyak pengusaha, agar semakin banyak masyarakat yang menjalankan usaha produktif.
Baca Juga:
Adrianus Asia Sidot: Empat Pilar Kebangsaan Harus Dijaga, Agar Rumah Indonesia Tidak Gampang Roboh
Kesempatan berusaha harus dipermudah, insentif pinjaman, pajak dan kebijakan pemerintah harus berpihak kepada masyarakat kecil yang ingin memulai usaha.
Selain itu program bantuan sosial juga harus benar-benar tepat sasaran, untuk mengurangi kesenjangan. Selain itu, akses pendidikan dan kesehatan yang merata juga penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat.
Diskriminasi etnis dan rasial
Diskriminasi terhadap kelompok etnis atau ras, diskriminasi terhadap kelompok minoritas masih menjadi persoalan yang sering kita alami dalam keseharian kita.
Di berbagai media online, media social, kita masih sering mendengar berita-berita mengenai diskriminasi.
Sebagai bangsa yang majemuk, berbagai bentuk diskriminasi tersebut jelas dapat menyebabkan ketegangan dan perpecahan sosial. Sebagai bangsa yang berBhineka Tunggal Ika, setiap tindakan diskriminasi jelas bertentangan dengan identitas bangsa yang disatukan oleh perbedaan-perbedaan.
Baca Juga:
Karena itu kesetaraan dan inklusi melalui pendidikan multikultural dan kampanye anti diskriminasi dapat membantu mengatasi masalah ini. Selain itu penegakan hukum yang tegas terhadap segala bentuk tindakan diskriminatif dan rasial sangat penting.
Ketimpangan Gender
Perlakuan yang tidak adil terhadap laki-laki dan perempuan, termasuk dalam hal kesempatan kerja dan hak-hak politik, sosial dan budaya masih sering kita alami. Berada di lingkungan yang sangat patriarkis, kita masih sering menemui berbagai kasus diskriminasi terhadap perempuan.
Mengadakan program pemberdayaan perempuan, memberi pendampingan dan pelatihan keterampilan dan pendidikan kepada kelompok perempuan yang rentan, serta kebijakan yang mendukung kesetaraan gender di tempat kerja dan dalam kehidupan sehari-hari.
Kejahatan dan kekerasan
Tingkat kejahatan dan kekerasan yang tinggi dapat mengganggu kehidupan masyarakat dan menurunkan kualitas hidup. Pada saat yang sama penegakan hukum yang berkeadilan masih menjadi PR besar bagi kita semua.
Baca Juga:
Karena itu sangat dibutuhkan penegakan hukum yang lebih tegas dan tanpa pilih, serta program rehabilitas bagi pelaku kejahatan dapat membantu mengurangi tingkat kejahatan.
Degradasi lingkungan
Aktivitas manusia yang merusak lingkungan, seperti deforestasi dan pencemaran lingkungan, mengancam keberlanjutan alam. Kita bahkan menjadi pelaku atas berbagai masalah lingkungan hidup dari gaya hidup dan keseharian kita.
Buang sampah sembarangan, tidak merawat tanaman, menggunakan plastic sekali pakai dan banyak pola hidup lain yang tidak peka terhadap isu lingkungan.
Karena itu, isu lingkungan harus menjadi pilihan pribadi setiap orang yang dipromosikan sebagai gerakan bersama. Menggalakan program konservasi lingkungan, seperti penanaman pohon dan daur ulang sampah, serta edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Baca Juga:
Meredam 10 Ancaman Global Saat Ini Hingga 10 Tahun Mendatang
Menggunakan kendaraan umum, menghemat listrik dan air di rumah, memilah dan memilih sampah adalah tindakan-tindakan pribadi yang berdampak pada kehidupan bersama. Kita bisa memilih melakukan itu semua.
Tulisan ini merupakan tugas mata kuliah Sosiologi dan Antropologi Pendidikan. Penulis adalah Mahasiswa Semester 1 – Pendidikan PPKN – FKIP Universitas Pamulang Tangerang Selatan
Foto ilustrasi dari kompasiana.com
Leave a Reply