Eposdigi.com – Pemerintah Kabupaten Flores Timur terus memperkuat komitmennya dalam menjawab tantangan air bersih dan irigasi.
Pada Senin, 13 Januari 2026, Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen memimpin rapat kerja strategis bersama jajaran pemerintah daerah dan PT. Wilo Indonesia guna membahas langkah-langkah teknis dan kebijakan pengelolaan air di wilayah Flores Timur.
Rapat yang berlangsung sejak sore hingga malam hari itu digelar di ruang kerja Bupati Flores Timur. Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pejabat eselon III dan IV, serta manajemen PDAM Flores Timur, PT. Wilo Indonesia diwakili oleh Frits Umbu dan Frans Roy Lewar.
Baca Juga:
Pertemuan tersebut secara khusus membahas penguatan layanan air bersih untuk konsumsi masyarakat serta pengembangan sistem irigasi baik untuk lahan kering maupun lahan basah, sebagai bagian dari program pembangunan daerah jangka pendek hingga jangka menengah.
Kerja Sama yang Telah Berjalan
Untuk diketahui bersama, kerja sama antara PT. Wilo Indonesia dan PDAM Flores Timur telah berlangsung hampir lima tahun terakhir. Kolaborasi ini mencakup dukungan manajerial, supervisi teknis, serta pemanfaatan peralatan dan teknologi sistem pemompaan air, khususnya di wilayah Larantuka dan Waiwerang.
Baca Juga:
Di bawah kepemimpinan Direktur PDAM Flores Timur Meti Carvallo, kerja sama tersebut juga telah menjangkau pelayanan air bersih bagi masyarakat di Desa Nubalema, Kecamatan Adonara Tengah, serta Desa Sukutokan, Kecamatan Kelubagolit.
Fokus Keberlanjutan dan Perluasan Layanan
Bupati Anton Doni Dihen menilai capaian kerja sama tersebut sebagai modal penting yang perlu ditindaklanjuti secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah, menurutnya, perlu memperluas cakupan manfaat kerja sama tidak hanya untuk pelayanan air bersih rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung sektor pertanian melalui pembangunan irigasi.
Baca Juga:
Pengelolaan air dinilai memiliki peran strategis, mengingat Flores Timur memiliki tantangan geografis dan iklim yang memerlukan solusi teknis yang tepat, terutama untuk mendukung produktivitas pertanian di lahan kering dan lahan basah.
Harapan untuk Pelayanan Publik dan Pertanian
Pemerintah Kabupaten Flores Timur berharap langkah-langkah strategis yang dibahas dalam pertemuan ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik, khususnya akses air bersih, serta mendorong ketahanan dan produktivitas sektor pertanian.
Baca Juga:
Sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan mitra swasta diharapkan menjadi model kolaborasi yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Upaya ini menegaskan bahwa urusan air — baik untuk konsumsi maupun irigasi — menjadi salah satu agenda penting kepemimpinan Anton Doni Dihen-Ignas Boli Uran dalam pembangunan Flores Timur ke depan.
Gambar ilustrasi hasil promt AI
Leave a Reply