Eposdigi.com- Pengabdian kepada masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk tridarma perguruan tinggi yang bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang dimiliki oleh sivitas akademika guna membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di
masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat secara langsung. PKM biasanya dilakukan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan yang bersifat kolaboratif dan solutif, seperti pelatihan, pendampingan usaha kecil, penyuluhan kesehatan, hingga pengembangan teknologi tepat guna yang aplikatif.
Baca Juga:
Mahasiswa Universitas Pamulang sebagai peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), turut berkomitmen dalam pengembangan karakter dan kecerdasan generasi muda dengan menjalin kerja sama bersama SMA DUA MEI. Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah penyelenggaraan seminar bertema “Strategi Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa.” Seminar ini menjadi respons terhadap tantangan belajar di era digital yang penuh
distraksi, dimana kesulitan tidak hanya terletak pada materi pelajaran, tetapi juga pada pengelolaan waktu dan menjaga semangat belajar secara konsisten. Salah satu hambatan utama yang dihadapi siswa adalah rasa malas atau yang sering dikenal dengan istilah “mager” (malas gerak).
Mager menjadi penghalang signifikan dalam mencapai tujuan belajar karena menimbulkan sikap menunda-nunda pekerjaan, enggan memulai aktivitas, dan lemahnya kedisiplinan. Jika tidak ditangani dengan pendekatan yang tepat, kebiasaan ini dapat berdampak buruk terhadap performa
Baca Juga:
akademik dan perkembangan diri siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang sistematis dan realistis untuk mengatasi mager serta membentuk pola belajar yang lebih terstruktur dan konsisten.
Kegiatan seminar yang dilaksanakan pada hari Senin, 9 April 2025, bertempat di SMA DUA MEI, menjadi wadah untuk membahas secara khusus permasalahan mager serta merumuskan strategi meningkatkan disiplin belajar siswa. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh siswa-siswi serta guru-guru SMA DUA MEI.
Kegiatan dibuka oleh ketua PPL, dilanjutkan dengan sambutan dari guru pamong, Bapak Andrian Dipa Adiyaksa, S.Pd. Inti acara diisi dengan pemaparan materi oleh mahasiswa PPL mengenai strategi mengatasi mager, sesi tanya jawab, dan ditutup pada pukul 11.00 WIB.
Baca Juga:
Rangkaian Acara Penyerahan Mahasiswa PPL Universitas Pamulang di SMK Kesehatan Letris Indonesia 2
Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa rasa malas (mager) adalah tantangan umum namun serius yang harus dihadapi siswa dalam proses belajar. Melalui seminar ini, berbagai strategi nyata dan berkelanjutan telah dirumuskan untuk meningkatkan semangat dan kedisiplinan belajar.
Diharapkan, dengan menerapkan strategi tersebut secara konsisten, siswa mampu membentuk kebiasaan belajar yang lebih produktif danbertanggung jawab. Selain itu, pendekatan kolaboratif dan saling mendukung antar peserta menjadi kunci keberhasilan dalam pembentukan karakter dan disiplin belajar.
Baca Juga:
Mengajarkan Nilai Nilai Pancasila Berdasarkan Kearifan Lokal Suku Sasak
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi pengalaman dan refleksi, tetapi juga sebagai langkah awal menuju perubahan pola pikir dan kebiasaan belajar yang lebih positif dalam menuntut ilmu.
Penulis adalah Mahasiswa – Pendidikan PPKn – FKIP Universitas Pamulang Tangerang Selatan
Leave a Reply