Eposdigi.com- Ruangan terlihat ramai. “aaaa, oiii, tak-tik-tok, ping-pong”, terdengar ramai di telinga, seperti saling sahut-menyahut, salip-menyalip. Beberapa siswa sementara memainkan raketnya, beberapa yang lain sementara memainkan betnya. Begitulah gambaran singkat yang terjadi di dalam ruang sport hall SMP Kolese Kanisius pada Selasa, 20 September 2022.
Banyak dari pembaca yang mungkin belum mengetahui, apa definisi dari tenis meja? Menurut KBBI, tenis meja adalah permainan yang menggunakan dua alat yaitu bola kecil bernama pingpong dan pemukul berupa bet.
Baca juga: Ekstrakurikuler Bulu Tangkis SMP Kanisius Jakarta
Permainan tenis meja pertama kali dipopulerkan oleh bangsa Inggris sejak tahun 1880-an atau abad ke-19. Permainan tenis meja ini digunakan sebagai alternatif permainan di dalam ruangan saat musim dingin (Kristiano).
Senang! Itulah satu kata yang mewakili perasaan Marcel. Marcel sebagai salah satu anggota ekskul tenis meja memiliki perasaan yang senang saat mengikuti ekskul tenis meja. Terlihat anggota ekskul tenis meja berbahagia ketika bermain tenis meja.
“Tenis meja adalah permainan bola kecil yang dipukul oleh pentungan” ucap Bapak Arie sebagai pendamping ekskul tenis meja. Selama satu tahun melatzwZAQswih, kendala yang dialami oleh Bapak Arie adalah area yang tidak begitu besar serta banyak net yang rusak dan tidak dapat digunakan lagi.
Menurut Marcel, salah satu anggota ekskul tenis meja mengatakan bahwa tenis meja adalah sebuah olahraga yang menggunakan bet di meja. Menurut Justin, yang juga merupakan anggota ekskul tenis meja mengatakan kalau tenis meja adalah olahraga tenis yang dimainkan di meja menggunakan net dan bet.
Baca juga: Kegiatan Ekstrakurikuler Pencak Silat SMP Kanisius Pada Masa Pembelajaran Tatap Muka 100%
Marcel merasa bosan ketika ekskul tenis meja karena coach-nya hanya satu dan harus bergantian untuk bermain tenis meja. Ketika ekskul, kendala yang dialami oleh Marcell adalah ribet ketika bermain tenis meja karena sulit menentukan kecepatan bola pingpong tersebut. Marcel sebenarnya terpaksa mengikuti Tenis Meja karena tidak dapat satu tempat di ekskul Bulu Tangkis.
Berbeda dengan Justin yang merasa senang saat mengikuti ekskul Tenis Meja. Alasan dia merasa senang adalah karena dapat melawan anak anggota ekskul lainnya. Ia juga merasa sedikit bosan karena kegiatannya selalu sama. “Ekskulnya santai” ucap Justin saat ditanyakan alasan mengikuti ekskul Tenis Meja.
Joshua, juga merupakan salah satu anggota ekskul tenis meja mengatakan bahwa tenis meja adalah olahraga memukul bola pingpong dengan fokus dan ada tekniknya, namun ia kurang menguasai tekniknya dan sering kali ia kalah dalam permainan dengan temannya.
Penulis adalah Tim CanimassMedia SMP Kolese Kanisius Jakarta: Arka, Gregorius Cornell, Matthew O., Matthew S., Ares.
Leave a Reply