Aktivitas Illegal Logging Diduga Milik Supardi Tak Terjamah Hukum?

Lingkungan Hidup
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Aktivitas illegal logging di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat berjalan mulus diduga tidak tersentuh hukum.

Adapun jenis kayu dari aktivitas illegal logging mayoritas jenis Kayu Ulin, Kayu Belian, Kayu Besi dan jenis kayu lainnya yang dilindungi dan dilarang negara untuk diambil dan di tampung dan dijual belikan.

Ironisnya kayu kayu tersebut diambil di hutan kemudian olah dan diangkut dari lokasi tebangan menuju tempat penampungan menggunakan rakit melewati sungai di Kecamatan Sandai menuju tempat pengepul atau penampung kayu.

Baca Juga:

Frugal Living: Gaya Hidup Orang yang Bermoral Tinggi

Kemudian dari pengepul kayu diolah lagi kemudian dijual. Pasar penjualan kayu jenis kayu Besi , kayu Ulin, dan kayu terlarang lainnya di Kota Kabupaten Ketapang dan Ibu Kota Pontianak.

Mobilisasi penjualan kayu tersebut menggunakan truk, hampir tiap malam puluhan truk mengangkut kayu ilegal tersebut menuju Kota Ketapang dan Kota Pontianak .

Menurut keterangan Mustakim selaku masyarakat Ketapang menjelaskan bahwa saudara Supardi alias Ujang Belang Bin Sahak, yang beralamat di Desa Randau Jungkal Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang, bahwa yang bersangkutan diduga menumpuk, menampung, mengumpulkan dan menjual Kayu Belian, Kayu Ulin, Kayu Besi, dan kayu lainnya tersebut.

Baca Juga:

Pendidikan Kontekstual dan Gerakan Konservasi Lingkungan: Mencari Penggerak Perubahan Kolektif untuk Konservasi Lingkungan

Mustakim sudah membuat laporan ke Polres Ketapang pada hari Kamis 28 Oktober 2021 lalu, namun sampai saat ini tidak ada tindakan tegas dari APH Kabupaten Ketapang.

Sampai  Agustus tahun 2022 masyarakat masih menemukan bahwa di tempat walet milik Supardi alias Ujang Belang masih melakukan aktivitas diduga penumpukan jual beli Kayu Belian, Kayu Besi dan Kayu Ulin dalam jumlah banyak.

Hal ini diungkap Mustakim selaku masyarakat saat dikonfirmasi lewat WhatsApp (02/09).

Baca Juga:

Harga Negeri Kami Cuman Rp33.333,-

“Saya sudah membuat laporan ke Polres Ketapang pada hari Kamis 28 Oktober 2021, bahwa Saudara Supardi alias Ujang Belang Bin Sahak, yang beralamat di Desa Randau Jungkal Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang, bahwa yang bersangkutan diduga menumpuk, menampung, mengumpulkan dan menjual Kayu Belian, Kayu Ulin, Kayu Besi dan lainnya tersebut, namun tidak ada tindakan hukum.”

Masyarakat berharap agar kasus ini menjadi perhatian pihak-pihak terkait untuk menjaga kepastian hukum ditegakan tanpa pandang bulu dan  terutama untuk menjaga terus lestarinya hutan di Tanah Borneo.

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of