Eposdigi.com – Suasana Sekolah Strada Bhakti Nusa Villa Melati Mas Pada Jumat, 12 Juni 2026 terasa lain. Panggung Besar didirikan, memakai lebih dari separuh lapangan. Kursi tersusun rapi. Diberi tanda paling depan untuk anak-anak TK, di belakangnya baru para orang tua.
Dengan busana bernuansa putih, tamu undangan, para orang tua murid TK datang memenuhi tenda. Diantara mereka banyak membawa keluarga. Tidak hanya Ayah dan Ibu, ada kakek nenek, ada juga kakak dan adik.
Pelepasan dan Pentas Seni TK Strada Bhakti Nusa diawali dengan Doa yang dibawakan oleh peserta Didik dari Kelas TKB 3: Kristoff Valerio Mahasura dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Strada.
Dalam Sambutannya, Kepala Sekolah TK Strada Bhakti Nusa Ibu Angela Winarsih mengungkapkan rasa bangganya atas proses belajar selama berada di TK Strada Bhakti Nusa kepada 50 peserta didik Kelas TKB yang lulus hari ini.
Baca Juga:
“Kami sangat bangga menjadi bagian dari tumbuh kembang anak-anak, selama mereka berada di TK Strada Bhakti Nusa, Ibu bangga pada kalian. Kini kalian harus melanjutkan ke jenjang berikutnya ke SD. Terus belajar dan berprestasi.” Kata Bu Ela.
Penyerahan Tongkat Estafet
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tongkat estafet sebagai tanda keberlanjutan Pendidikan anak-anak. Tongkat estafet diberikan oleh Ibu Ela selaku Kepala Sekolah TK kepada Ibu Theresiana Erna Retnawati selaku kepala SD Strada Bhakti Nusa.
“Tongkat estafet yang diserahkan hari ini menjadi simbol harapan, semangat dan cita-cita anak yang melanjutkan perjalanan ke jenjang sekolah dasar,” kata Ibu Angela yang dipercaya sebagai MC acara tersebut.
Pengalungan Medali
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat, usaha dan keberhasilan selama menempuh pendidikan, anak-anak diberi medali. Terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 50 siswa, maju satu demi satu saat Namanya dibacakan, didampingi oleh orang tua.
Baca Juga:
Harmoni Kecil di Hari Guru: Kisah Lomba Paduan Suara TK Strada Bhakti Nusa
Tidak hanya namanya disebutkan, ada doa yang turut disertakan ketika MC menyebutkan cita-cita anak setelah nama anak.
Setelah turun dari panggung, anak-anak kemudian menuju ke phoptobooth, dan antri dengan tertib untuk mengabadikan momen tersebut bersama orang tua mereka.
Apresiasi dan Harapan Perwakilan Orang Tua
Sambutan dan ucapan terima kasih orang tua kepada para guru dan apresiasi kepada sekolah disampaikan oleh 3 orang tua peserta didik mewakili para orangtua.

“Rasanya terlalu singkat anak-anak berada di TK. Rasanya baru kemarin kami mengantar anak anak ke sekolah, tapi hari ini mereka bisa tampil dan berprestasi. Kami juga mengapresiasi dedikasi dan ketulusan para guru dalam mendampingi anak-anak kami” ujar perwakilan orang tua.
Tidak hanya ucapan terima kasih, perwakilan orang tua pun melambungkan harapan, agar sekolah menjadi semakin nyaman sebagai tempat tumbuh kembang anak.
“Perbanyak Pendidikan karakter”, harap orang tua.
Persembahan Tanda Cinta Anak kepada Orang Tua.
Acara dilanjutkan dengan persembahan tanda cinta anak kepada orang tua. Tiga lagu dipersembahkan. “Bila Kupandang WajahMU”, “Terima Kasih teman dan guru”, dan Terima Kasih ayah dan Ibu” berturut turut dilantunkan oleh anak-anak.
Setelah ketiga lagu dinyanyikan anak-anak kemudian membagikan tanda cintanya kepada orang tua. Anak-anak dengan mawar ditangan mendatangi orang tua masing masing . Rasa bangga juga keharuan seketika menyelimuti tenda acara. Kasih sayang yang terjalin erat di tengah keluarga selalu menjadi sumber kekuatan dan kebahagiaan bagi kita semua.
Baca Juga:
Acara pelepasan diakhiri dengan deklamasi puisi “Bersinar Bersama” yang dibawakan oleh Alya, Albi,Joan, Jemi dan Carlo. Kemudian disusul dengan lagu “Doa seorang anak”yang dipersembahkan oleh anak-anak.
“Sampai jumpa guru-guruku, sampai jumpa teman-temanku, di dalam doaku, namamu akan kuingat, ” untaian doa dan syair lagu yang dinyanyikan. Apapun cita-citamu, semoga selalu menjadi bintang yang bersinar paling terang.
Pentas Seni TK Strada Bhakti Nusa
Berakhirnya acara pelepasan menjadi penanda dimulainya pentas seni. Pertunjukan berbagai macam kreasi tarian oleh anak-anak dibuka dengan persembahan Drumband yang dimainkan oleh anak-anak TK B.
Berbagai penampilan yang ditampilkan dengan penuh semangat oleh anak-anak menunjukan bakat dan kepercayaan diri yang luar biasa dari anak-anak. Penampilan mereka sekaligus mengungkapkan dedikasi para guru dalam mempersiapkan pertunjukan ini.
Setelah Drumband, penampil berikutnya adalah anak-anak TKA 1 yang menampilkan Dance Terhebat. Disusul kemudian dengan tarian “Gembira Bersama” oleh anak laki laki gabungan dari KB dan TK A 2.

Selanjutnya berturut turut : lagu “Aku Anak Hebat” oleh anak-anak TK B 3 dan Dance “Persahabatan” oleh anak-anak perempuan TK B1, dan dilanjutkan oleh anak-anak laki laki TK B 1 dengan tarian “Cintai Bumi Kita”
Anak-anak perempuan TK B2 menjadi penampil berikutnya yang membawakan tarian “Setinggi Langit” kemudian tarian “Ajaib” yang dibawakan oleh anak-anak laki-laki TK B2.
Anak-anak TK A pun tidak ketinggalan dalam pentas seni kali ini. Tarian “Kita Pasti Bisa” dibawakan dengan meriah oleh anak-anak laki-laki TK A 2 menjadi penampil penutup dalam pentas seni ini.
Penyerahan Kenang-Kenangan kepada Guru dan Sekolah
Setelah sambutan ketua panitia, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para guru dan kepada sekolah TK Strada Bhakti Nusa secara keseluruhan.
Seketika acara menjadi penuh haru, ketika Ibu Ela, meminta Ibu Anna untuk naik ke atas panggung. Tahun ini Ibu Anna memasuki purna bakti, setelah mengabdi selama 39 tahun dan menjadi bagian dari perkumpulan Strada.

Sebuah dedikasi yang luar biasa dari Ibu Anna, ketika dalam sambutannya ia mengungkapkan “Selama tahun-tahun pengabdian ini, saya sangat jarang meninggalkan tugas dan tanggung jawab. Mungkin tidak lebih dari hitungan jari saya absen” ungkap Bu Anna.
Baca Juga:
Rayakan Hari Pohon Internasional, TK Strada Bhakti Nusa Ajak Anak-Anak Tanam Pohon
Sebelum doa, acara ditutup dengan lantunan lagu “Hari ini Istimewa” dan “Selalu Ada di Nadimu” yang dipersembahkan oleh semua anak.
Perpisahan hari ini bukan akhir dari sebuah cerita persahabatan, melainkan awal dari perjalanan baru untuk meraih cita-cita. “Sampai jumpa guru-guruku, sampai jumpa teman-temanku, di dalam doaku, namamu akan kuingat”.
Leave a Reply