Soal Pilihan Hidup, Cukupkah Hanya Dengan List Planning?

Budaya
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Hidup selalu dihadapkan dengan banyak pilihan, dan terkadang kita juga bingung untuk menentukan pilihan tersebut.

Sering kali banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari dalam diri. Hari ini apa yang harus saya lakukan?  Nanti setelah lulus SMA saya langsung kuliah atau kerja? Kalau kuliah nanti ambil jurusan apa? Dan masih banyak pertayaan-pertayaan lain lagi yang sering menggangu pikiran kita.

Kejadian seperti ini kadang juga bisa menggangu pikiran kita. Kita pun jadi bingung dan mulai timbul rasa bosan, perasan tak menentu saat menjalani rutinitas sehari-hari, perasan malas, dan masih banyak lagi perasaan-perasaan yang sangat menggagu hingga membuat kita menjadi stres.

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk keluar dari persoalan hidup yang seperti ini?

Mungkin kita perluh membuat ‘’list planning’’ untuk rutinitas atau apa yang ingin kita lakukan hari ini ataupun besok dan seterusnya.

Baca Juga: Benarkah Menjadi Dewasa adalah Pilihan?

List planning adalah susunan daftar atau rencana-rencana tertentu dan strategi-startegi untuk mencapai sebuah tujuan yang di inginkan.

Kurang lebih  list planning ini adakah prinsip yang bikin hidup orang jauh lebih bermakna, tau apa yang ingin di lakukan dan hidup jadi lebih seimbang.

List planning sebenarnya sangat sederhana. Hari ini saya mau tidur jam 21: 15, bagun pagi jam 4:45, cek keperuan sekolahan atau kerjaan seperti apa yang dibutukan untuk dibawa.

Lainnya seperti bereskan kamar dan tempat lain yang perluh dibersikan, sarapan, mandi, siapkan diri untuk ke sekolah maupun tempat kerja.

Mungkin dengan melakukan rutinitasmu seperti itu seterusnya, bisa menjadikan jalan hidup lebih teratur.

Bagi sebagian orang, list planning tentu menjadi hal biasa, namun tanpa kita sadari hal biasa ini bisa merubah hidup kita ke arah yang lebih baik dan teratur.

Mungkin dari kemarin-kemarin kita bimbang karena tidak tahu apa yang akan kita lakukan. Dengan list planning hidup kita akan semakin teratur. Kita menjadi tau apa yang menjadi keinginan dan tujuan kita.

Baca Juga: Gelekat Sebagai Panggilan Hidup

Sadar atau tidak dengan menerapkan list planning, kita bisa terhindar dari berbagai persoalan hidup yang dapat menggangu aktivitas keseharian kita.

Persoalan hidup itu di antaranya seperti  telat bangun pagi, ketertundaan tugas-tugas, terlambat ke sekolah atau  terlambat masuk kerja dan masih banyak lagi permasalahan yang kita hadapi.

Namun list planning saja juga tidak cukup. Kita sering tidak bisa mengedalikan diri.  Kita sering tidak puas dengan apa yang kita dapatkan.

Kita sering menginginkan sesuatu yang lebih, tapi ambisi itu terkadang membuat kita tidak nyaman.

Contohnya melakukan sesuatu karena didorong oleh pendapat orang lain seperti.  Si A melakukan sesuatu hanya semata-mata membuat orang lain senang dan nyaman tanpa memikirkan dirinya.

Kadang kita tertarik membeli sesuatu hanya karena ingin menampilkan keadaan diri atau menunjukkan eksistensi, bukan semata-mata ingin membeli karena butuh ataupun menolong orang lain.

Apa sih yang harus kita lakukan agar bisa keluar dari persoalan-persoalan seperti ini?

Pernahkah Anda mendengar istilah ikigai? Ikigai adalah istilah Jepang. Ikigai menjelaskan kesenangan dan makna hidup.

Ikigai secara harafiah meliputi iki, yang artinya kehidupan dan gai, yang berarti nilai. Ikigai kadang diekspresikan sebagai ‘’alasan untuk bangun di pagi hari’’.

Ikigai-lah yang memberi motivasi berkelanjutan untuk menjalani hidup, atau bisa juga dibilang bahwa Ikigai-lah yang memberikan gairah hidup yang membuat semangat dalam menyambut kedatangan setiap hari baru.

Baca Juga: How to Be a Leader

Ikigai juga sering kali diartikan sebagai perinsip hidup bahagia yang dapat mengatasi rasa jenuh dalam menghadapi rutinitas sehari-hari (Wikipedia.org).

Pada dasarnya, ikigai adalah irisan dari empat diagram venn:  Apa yang kita cintai? Apa yang kita kuasai? Apa yang dunia butuhkan? Apa yang membuatmu bisa dibayar?

Dari irisan diagram venn ikigai di atas kita bisa menariknya atau jadikan patokan untuk mencari apa yang sebenarnya kita inginkan dalam hidup kita.

Ikigai menuntun kita untuk melakukan apa yang kita cintai. Belajar menguasai apa yang kita cintai. Mengupayakan agar apa yang kita cintai memberi manfaat bagi orang lain dan alam semesta.

Pada akhirnya akan sangat berguna jika kita dibayar untuk melakukan apa yang kita cintai.  Passion kita.

Hendaknya pilihan-pilihan kita harus bisa menjawab empat pertanyaan ikigai. Dan apapun keputusan yang akan kita ambil, yang paling baik adalah yang membuat kita nyaman dan bahagia.

Foto: gaamecoaching.com

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of