Apa yang Dilakukan oleh Ayah Termuda di Dunia Ini Ketika Anaknya Diakui oleh Laki-laki lain?

Internasional
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Ini cerita tentang anak laki-laki bernama Alfie, pasangannya bernama Chantelle, dan orang tua Chantelle, asal Inggris, seperti dilansir oleh Wiken.id

Alfie berusia 13 tahun, dan Chantelle berusia 15 tahun. Selisih usia mereka 2 tahun. Mereka berkenalan ketika Alfie berusia 12 tahun dan Chantelle berusia 14 tahun.

Setelah berkenalan, Alfie sering berkunjung dan bermain ke rumah Chantelle, diijinkan bermain di kamar berdua. Alfie bahkan diijinkan menginap di kamar Chantelle.

Sebaliknya, chantelle pun sama, sering bermain ke rumah Alfie. Seperti di rumah Chantelle, mereka bermain di kamar, bahkan orang tua mengijinkan Chantelle menginap di kamar Alfie.

Bagi kedua pasangan orang tua ini, kedua anak tersebut dilihat sebagai anak-anak yang sedang senang bermain berdua. Pikir mereka, daripada bermain sendiri, lebih baik ada teman bermain.

Orang tua kedua anak ini tidak berpikir macam-macam, karena umur keduanya masih kanak-kanak. Hubungan mereka pun terus berlanjut hingga empat bulan kemudian.

Pada sebuah pertemuan di bulan keempat, ketika Alfie bermain ke rumah Chantelle, ia sangat terkejut karena chantelle menyampaikan bahwa ia hamil.

“Aku hamil dan anak ini adalah anakmu”. Saat Alfie masih berusia 12 tahun, tentu saja sangat mengagetkan. Chantelle memintanya untuk merahasiakan kabar tersebut.

Selama berbulan-bulan kehamilan, Alfie, meskipun tidak siap, namun ia berusaha secara sembunyi-sembunyi, menemani Chantelle misalnya ketika, menjalani pemeriksaan kehamilan di rumah sakit.

Satu bulan menjelang persalinan Chentelle, Ibu dari Alfie baru diberi tahu tentang kabar ini.

Ibu Alfie sangat kaget mendengar kabar tersebut. Ia merasa ini seharusnya tidak terjadi, jika kedua pasangan orang tua mendampingi anak mereka masing-masing dengan benar.

“Saya pikir mereka masih kanak-kanak. Jadi saya tidak terlalu memperhatikan  apa yang mereka lakukan di kamar”, kata Ibu Alfie.

Chantelle kemudian melahirkan seorang anak perempuan. Dan Alfie dan Chantelle  baru berusia 13 dan 15 tahun. Mereka menjadi ayah dan ibu termuda di Inggris, bahkan mungkin di dunia.

Meskipun awalnya Alfie tidak siap menjadi ayah, namun semuanya berubah ketika ia pertama kali melihat putrinya. Ia ternyata sangat menyukai bayi mungil tersebut.

Kesukaannya pada bayi mungil ini lantas mengubahnya menjadi seorang ayah yang bisa melakukan hal yang biasa dilakukan ayah dewasa.

Alfie menggendong anaknya, memberi susu, dan mengganti popok pada saat diperlukan. Banyak waktu ia habiskan untuk berada di dekat putrinya. Dan ini membuat Alfie tidak lagi menghabiskan waktunya dengan bermain game komputer, seperti sebelumnya.

Anak usia 13 tahun, menjadi ayah, dan berusaha menjadi ayah yang baik. Bagi orang tua Chantelle, ini dapat menjadi cerita yang menarik untuk media Inggris.

Maka dikemaslah cerita ini untuk media. Alfie, Chantelle dan putri mereka, menjadi cerita yang menarik. Alfie, terutama, menjadi sosok yang sering diwawancarai oleh media setempat.

Dalam sebuah wawancara, Alfie menyampaikan bahwa sejauh ini ia berusaha melakukan tugasnya sebagai ayah dengan baik, karena ia menyukai putrinya.

Bahkan dalam sebuah wawancara Alfie menuturkan , nanti ia akan berusaha menghidupi anaknya dengan bekerja keras.

Cerita ini kemudian menarik perhatian publik berhari-hari. Ada banyak reaksi setelah cerita ini disiarkan ke tengah public.

Di antaranya berasal dari beberapa anak laki-laki.Wiken.id menyebut 7 anak laki-laki melaporkan bahwa mereka juga pernah berhubungan seks dengan Chantelle.

Bahkan dua anak laki-laki di antara mereka bersikeras mengklaim bahwa mereka adalah ayah biologis dari anak itu, dan bukan Alfie. Kebetulan pula, bayi Chantelle sangat mirip dengan salah satu dari kedua orang itu.

Mendengar klaim itu, Alfie pun marah, “Anak laki-laki itu pembohong semua, selama dua tahun saya selalu bersama Chantelle. Saya adalah teman laki-laki satu-satunya. Jadi bisa saya pastikan bahwa saya adalah ayah dari anaknya Chantelle”

Namun pada suatu hari, karena desas-desus terus bermunculan, dalam sebuah wawancara dengan wartawan, Alfie pun mengusulkan agar dilakukan tes DNA saja, untuk membuktikan sejauh mana kebenaran desas-desus tersebut.

“Karena orang-orang itu menyebarkan desas-desus, lebih baik tes DNA saja”, kata Alfie.

Ibu Alfie pun ikut bicara, ia pun menyetujui tes DNA untuk membuktikan apakah Alfie sebagai ayah biologis dari bayi Chantelle dan bukan  orang-orang itu.

Maka tes DNA pun dilakukan, meskipun Alfie sepenuhnya yakin bahwa dialah ayah biologis dari bayi Chantelle.

Apa hasil tes DNA tersebut, dan bagaimana akhir ceritanya, dapat dibaca pada seri berikutnya. Alfie, ayah termuda di Inggris tersebut tetap berharap yang terbaik, terutama karena ia telah mencintai kehadiran bayi kecil tersebut. (Tulisan ini sebelumnya tayang di depoedu.co, kami tayangkan kembali dengan izin dari penulis / Foto: wiken.grid.id)

Sebarkan Artikel Ini:

2
Leave a Reply

avatar
2 Discussion threads
0 Thread replies
0 Pengikut
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca Juga: Apa yang Dilakukan oleh Ayah Termuda di Dunia Ini Ketika Anaknya Diakui oleh Laki-laki lain? […]

trackback

[…] Baca Juga: Apa yang Dilakukan oleh Ayah Termuda di Dunia Ini Ketika Anaknya Diakui oleh Laki-laki lain? […]