Bara di Garis Batas, Jalan Pulang Menuju Damai : “Tanah diwariskan untuk menghidupi kehidupan, bukan untuk mematikan persaudaraan”

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Membaca dan menyaksikan kembali duka yang menyelimuti tanah Flores Timur, hati ini terasa sesak. Ketika darah kembali menetes dan nyawa melayang, sesungguhnya tidak ada pihak yang benar-benar menang.  Yang tersisa hanyalah rumah-rumah yang kehilangan tawa, ibu-ibu yang kehilangan anak, anak-anak yang kehilangan ayah, serta luka yang akan dikenang lintas generasi. Sudah saatnya kita […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Prinsipnya Benar Tapi “Salah”: Membaca Labirin Takdir dan Paradoks Cinta dalam Adat Lamaholot

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Bagi Masyarakat Lamaholot, perkawinan adat bukan sekadar penyatuan dua insan yang saling mencintai. Ia merupakan sebuah arsitektur peradaban yang dibangun dengan kecermatan dan kebijaksanaan luar biasa.  Leluhur merancang keseimbangan hubungan antar klan (lango belen / rumah besar) melalui tatanan timbal balik antara “Blake” (pemberi perempuan) dan “Opu” (penerima perempuan).  Di balik tatanan itu […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Sepiring Nasi Itu Dibayar dengan Nyawa: Pesan Besi Pare yang Mulai Kita Lupakan

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Pernahkah kita berhenti sejenak sebelum menyuap sesendok nasi? Hari ini, beras datang dalam kemasan yang rapi. Kita membelinya, memasaknya, lalu memakannya tanpa banyak berpikir.  Kita mengenal harganya, tetapi perlahan melupakan maknanya. Padahal, leluhur Lamaholot telah lama mengajarkan bahwa makanan bukan sekadar pengisi perut. Makanan adalah kehidupan.  Dan kehidupan tidak pernah lahir tanpa pengorbanan. […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Koten Kelen Hurit Maran : Konstitusi Sosial dan Penjaga Keseimbangan Kosmos Lamaholot

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Mengapa dalam ritual adat Lamaholot, harus hewan hidup yang dipersembahkan? Mengapa tubuhnya harus dibaringkan terlentang, dengan dada menghadap langit? Mengapa darahnya dioleskan pada pintu rumah, tiang rumah adat, atau empat penjuru kebun? Dan…Mengapa dalam setiap ritual harus ada Koten, Kelen, Hurit, dan Maran? Apakah semua itu sekadar tradisi nenek moyang? Ataukah ada pesan […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Tradisi Tuno Manuk : Manifestasi Restu, Kebanggaan dan Rahim Yang Tak Boleh Dilupakan

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Moderenitas seringkali membuat manusia lupa akan akar sejarahnya. Kehidupan modern seringkali berarti hubungan saling ketergantungan dengan orang lain menjadi pudar. Saya bisa eksis tanpa bantuan orang lain. Namun tidak semua orang tenggelam dalam modernitas. Setidaknya masyarakat Suku Lamaholot di Flores Timur memiliki sebuah cara yang sangat magis, mendalam, dan sunyi untuk mengikat jiwa […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...