Pembangunan Puskesmas Kendawangan Rp8,7 Miliar Berjalan, Pengawas Pastikan Material Sesuai Spesifikasi

Daerah
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Pembangunan gedung Puskesmas Kendawangan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terus berjalan dan memasuki minggu keempat pelaksanaan. Proyek pembangunan fasilitas kesehatan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp8.779.782.000 dan dilaksanakan oleh CV Multi Perkasa Sentosa, dengan pengawasan dari CV Artant Kurva Khatulistiwa selaku konsultan pengawas.

Pihak pelaksana proyek memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Baca Juga:

Proyek Jalan di Ketapang Disorot: Anggaran Rp1,9 Miliar untuk 11 Titik Tuai Pertanyaan Publik

Pelaksana proyek, Iwan S, mengatakan setiap tahapan pekerjaan terus dipantau dan dikerjakan berdasarkan kesepakatan kerja. Ia juga memberikan penjelasan terkait material pasir yang digunakan dalam pembangunan, menyusul adanya informasi mengenai sumber material tersebut.

Menurut Iwan, pasir yang digunakan dalam pekerjaan bukan berasal dari pantai, melainkan berasal dari sungai dan material pasir yang diperoleh dari masyarakat setempat.

Lokasi Proyek

“Kami sedang berproses dalam pelaksanaan pekerjaan. Terkait pasir yang kami gunakan, material tersebut berasal dari sungai dan pasir yang dijual warga setempat, bukan pasir pantai,” ujar Iwan saat ditemui di ruang direksi keet, Kamis (3/9).

Ia juga memastikan sejumlah kelengkapan proyek telah tersedia di lokasi pekerjaan, di antaranya direksi keet, papan informasi proyek, perlengkapan K3 pekerja, serta papan informasi peringatan adanya pekerjaan proyek.

Sementara itu, konsultan pengawas dari CV Artant Kurva Khatulistiwa, Arif S.F., menegaskan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Baca Juga:

Warga Perbaiki Jalan Secara Swadaya, DPRD Ketapang Akui Efisiensi Anggaran Hambat Perbaikan

Menurutnya, pengawasan mencakup pengendalian mutu material maupun metode pelaksanaan pekerjaan, termasuk pemeriksaan terhadap takaran coran pondasi, ukuran besi, jenis pasir, serta material konstruksi lainnya.

“Semua item pekerjaan dikerjakan secara bertahap, diawasi, dan terdokumentasi dengan baik sebagai bahan laporan resmi kami kepada pihak terkait. Tugas kami termasuk pengendalian mutu, mulai dari material sampai metode pelaksanaan. Material pasir dan material lainnya telah dilakukan pengujian di laboratorium dan memenuhi spesifikasi teknis yang disyaratkan,” tegas Arif saat ditemui di lokasi proyek, Kamis (3/9).

Material dalam Pengawasan

Ia menambahkan, pengujian material menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pekerjaan tetap sesuai dengan persyaratan teknis yang telah ditetapkan.

Hal senada disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Florensius Y.M. Tapun, S.T., M.A.P. Ia mengatakan koordinasi antara pihak pelaksana, konsultan pengawas, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang berjalan dengan baik.

Florensius menjelaskan, hingga saat ini pelaksanaan pembangunan baru memasuki minggu keempat.

Baca Juga:

Jejak Rp95 Juta yang Mengendap: Dugaan Penggelapan Oknum ASN Ketapang dan Lambannya Penanganan Kasus

“Pelaksanaan proyek Puskesmas Kendawangan sedang berjalan, dan fungsi pengawasan dari konsultan maupun Dinas Kesehatan berjalan baik. Pekerjaan baru berjalan tiga minggu dan masuk minggu keempat,” kata Florensius saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (4/9).

Ia berharap pembangunan Puskesmas Kendawangan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dengan tetap menjaga kualitas dan standar mutu pekerjaan.

“Dengan demikian, fasilitas kesehatan tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat di Kecamatan Kendawangan,” ujarnya.

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of