Eposdigi.com – Kasus Cafe Heng-Heng yang beralamat di Jalan Panjaitan Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat diduga jadi markas Judi Heng Geng 189, jadi sorotan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar, Cafe Heng-Heng diduga jadi tempat aktivitas perjudian Heng Geng 189, dimana telah beroperasi sekitar satu bulan.
Setelah viral lewat berita pemberitaan di beberapa media online diduga pemilik langsung menghilangkan jejak dengan cara menutup Cafe Heng-Heng yang diduga jadi tempat aktivitas perjudian Heng Geng 189.
Pemiliknya diduga merupakan seorang pengusaha tambang berinisial AH.
Baca Juga:
Judi Online Marak, Banyak Anak SD di Indonesia Mulai Terdeteksi Kecanduan
Dilansir dari beberapa media online, pernyataan terkait kasus dugaan Judi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Tommy Ferdian, S.I.K., M.Sc (Eng) melalui keterangan tertulis yang diterima awak media pada Senin (22 Januari 2024) lalu.
AKBP Tommy Ferdian, Kapolres Ketapang, mengatakan bahwa dugaan aktifitas yang berlokasi hanya ratusan meter dari Mapolres Ketapang menjadi prioritas penanganan. Setelah mendapatkan informasi terkait aktivitas tersebut, Kapolres langsung menugaskan personilnya untuk menyelidiki lokasi.
“Beberapa hari yang lalu kita menerima informasi terkait hal tersebut. Personel dari Satreskrim segera mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun tidak terpantau adanya aktivitas,” kata Tommy.
Mantan Kapolres Sintang ini menegaskan bahwa penyelidikan terhadap kasus perjudian ini masih berlanjut.
“Masih akan kita lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan,” ujarnya
Baca juga:
Bocah SD Kelas 2 Ini Memiliki Banyak Uang karena Jadi Bandar Judi di Sekolahnya
Agar pemberitaan berimbang, eposdigi melakukan konfirmasi lewat WhatsApp ke Big Bos tambang Inisial HA, mempertanyakan apakah dugaan aktivitas Judi Heng Geng 189 di Cafe Heng-Heng yang beralamat di Jalan Panjaitan, sempat Viral di berita beberapa Media Online bulan lalu adalah Miliknya atau bukan?
Namun hingga berita ini ditayangkan, bis bos tambang inisial AH belum memberikan jawaban.
Masyarakat Ketapang berharap kasus judi ini, segera diungkap karena aktivitas perjudian tersebut tidak jauh dari mapolres ketapang, siapa pemiliknya?
Masyarakat juga berharap agar pihak kepolisian Ketapang mengamankan semua barang bukti perjudian tersebut, karena ini merupakan kejahatan yang luar biasa merusak generasi muda Ketapang.
Baca Juga:
Dituding Lakukan Perbuatan Tidak Menyenangkan, Kades Suka Maju Lakukan Klarifikasi
Hingga berita ini diterbitkan, masih eposdigi terus melakukan pendalaman.
Leave a Reply