Jambu Mete Ternyata Memiliki Banyak Manfaat, Apa Saja?

Ketahanan Pangan
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Bagi kebanyakan masyarakat Pulau Flores dan Juga NTT secara umum, Jambu Mete tentu bukan sesuatu yang asing. Jambu Mete atau Jambu Monyet (Anacardium Occidentale L) merupakan tanaman komoditi yang banyak dibudidayakan di sebagian timur Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, Bali. Juga di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Jambu Mete atau Jambu Monyet asal Indonesia banyak diekspor ke berbagai negara. Terutama India dan negara-negara eropa. Selain sebagai produk pangan, jambu mete juga dibutuhkan untuk berbagai produk kecantikan.

Tidak hanya kacangnya yang bermanfaat, kulit kacang mete (pericarp) juga memiliki banyak manfaat. Minyak yang diekstrak dari kulit kacang mete (pericarp) merupakan bahan baku pembuatan lem dan juga minyak rem.

Baca Juga:

Pahitnya Gula di Lidah Petani Tebu Hindia Belanda, Semoga Tidak Dialami Petani Komoditi Lain Saat Ini

Karena itu kacang mete banyak diminati oleh banyak negara lain. Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang masuk 10 besar negara penghasil kacang mede atau kacang mente, kacang mete di dunia,

Sebagai bahan pangan, kacang mete ternyata memiliki kandungan nutrisi yang melimpah. Di dalam setiap 100 gram, kacang mete memiliki 64 gr kalori, 15 gr karbohidrat, 0,7 gr protein, 1 gram serat, 4 mg kalsium, 13 mg fosfor, 12 mg natrium, 2 mg vitamin B3 dan 197 mg vitamin c.

Selain itu, kacang mede juga mengandung zat besi, vitamin B1, dan antioksidan seperti polifenol dan beta karoten.

Tidak hanya itu, kacang mete atau kacang mede, atau kacang mente, juga memiliki banyak manfaat lain (alodokter, 07/02/2024)

Baca Juga:

Mengakses Pasar untuk Komoditi Pertanian di NTT

Kandungan vitamin C mempercepat pembentukan jaringan kulit dan meningkatkan produksi kolagen sehingga mempercepat proses penyembuhan luka. Tidak hanya itu, vitamin C juga berperan dalam meningkatkan kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan kolesterol jahat (LDL) sehingga dapat menurunkan kolesterol.

Kandungan Vitamin B yang tinggi berkontribusi pada pelepasan senyawa prostaglandin yang berfungsi melebarkan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Kandungan serat yang tinggi pada kacang mede, memberi kontribusi langsung untuk menjaga kesehatan pencernaan. Tidak hanya serat yang tinggi, kacang mete juga memiliki kandungan polifenol yang menjaga keseimbangan bakteri di dalam usus, sehingga saluran pencernaan tetap sehat.

Karena itu kacang mede sangat baik jika ditambahkan pada MPASI untuk tumbuh kembang buah hati Anda. Kandungan polifenol yang tinggi, juga berperan besar untuk merangsang produksi hormon insulin untuk mengendalikan kadar gula dalam darah.

Baca Juga:

“Doi Kenehine” dan BUMDes Sebagai Solusi

Kacang mede juga memiliki kandungan beta karoten tinggi juga sangat berperan dalam menjaga kesehatan mata sekaligus menurunkan resiko kanker

Karena itu, sangat disayangkan jika masyarakat kita cenderung menjual kacang mede secara gelondongan. Kacang mede sebaiknya diolah dan diambil kacangnya atau dikasih nilai tambah, dan juga untuk lebih sering dikonsumsi, mengingat begitu banyak nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Foto ilustrasi dari bisnisukm,com

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of