Sejarah PSHT Flores Timur

Budaya
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com- Persaudaraan Setia Hati Terate atau yang biasa dikenal dengan sebutan PSHT, merupakan salah satu cabang seni bela diri asli Indonesia. Menilik singkat sejarah berdirinya, awalnya latihan ini diberi nama Setia Hati dan hanya dikhususkan untuk kalangan tertentu. 

Akan tetapi mengingat apa yang diajarkan baik adanya, salah satu murid kesayangan dari pendiri ilmu Setia Hati, yakni Ki Hadjar Hardjo Oetomo, meminta izin kepada Ki Ngabehi Surodiwiryo atau yang  disebut Eyang Suro selaku pendiri Ilmu Setia Hati, untuk membuka latihan bagi kalangan anak muda. 

Atas restu sang pendiri ilmu Setia Hati, latihan ini kemudian berkembang ke seluruh pelosok negeri, bahkan mendunia. Awal mula berdirinya latihan ini pada tahun 1922 dan masih bersifat perguruan di daerah Winongo, namun pada tahun 1948, sifat dari perguruan ini diubah menjadi sebuah organisasi. 

Pada tahun 1990-an hingga tahun 2000-an, beberapa putra daerah asli Adonara, pun mengikuti latihan dan berhasil menamatkan proses latihannya. Salah satunya adalah Saudara Kanis Sina Wuan (Kens), yang berhasil dikukuhkan menjadi anggota resmi PSHT pada tahun 2001, di Kupang. 

Menyusul saudara Yohanes Palyama (Yornis) dan Saudara Bento yang sama-sama menamatkan proses latihannya dan berhasil dikukuhkan menjadi anggota resmi PSHT pada awal tahun 2009, di Kupang. Saudara Kens, Yornis dan Bento merupakan ketiga anggota yang sama-sama mengikuti latihan di tempat yang sama, yakni di Kupang, tepatnya di daerah STIM.

Tidak hanya Saudara Kens, Yornis dan Bento, adapun anggota lain yakni saudara Armeta yang berhasil menamatkan latihannya di daerah Kalimantan pada awal tahun 2009. 

Di samping nama-nama yang telah disebutkan di atas, masih terdapat beberapa anggota PSHT yang lain, seperti Saudara Hamid, Saudara Aron Maharya, Saudara Nus Karwayu, Saudara Jojo, Saudara Arnoldus dan Saudara Arswendo.

Menamatkan proses latihan di PSHT tidak serta merta menjadikan para anggota untuk langsung membuka latihan di Flores Timur. Seperti Saudara Kanis, ia kemudian membuka latihan di daerah Lembata. Semangat meneruskan ajaran ini yang kemudian menjadikan cikal bakal lahirnya PSHT di daratan Lembata hingga saat ini. 

Sama seperti pendirinya, mengingat baik dan luhur adanya ajaran ini, kemudian muncul suatu pertanyaan besar. “Mengapa di tanah lembata saya bisa mengembangkan PSHT, sedangkan di tanah kelahiran saya sendiri, yakni Adonara tidak bisa saya lakukan?” Ungkap Kanis. Pertanyaan besar ini yang kemudian menjadi inisiatif diprakarsai berdirinya PSHT di daratan Flores Timur, yakni di Adonara.

Pada tahun 2009, PSHT pernah dibuka di Adonara, Kec. Witihama, tepatnya di Desa Weranggere, Nadake. Namun karena beberapa kendala yang dihadapi, latihan tersebut hanya bertahan seumur jagung. Latihan ini awalnya dibuka oleh saudara Armeta.

Akan tetapi, dengan niat baik demi tujuan yang lebih mulia, dan untuk membentuk manusia yang berbudi luhur, tahu benar dan salah, dan dengan kesatuan rasa serta kebulatan tekad untuk melahirkan para pendekar, beberapa anggota PSHT yang dipelopori oleh Saudara Kens, Yornis, Jojo, Armeta, dan Bento, kemudian membuka latihan tersebut secara resmi di Flores Timur, tepatnya di pulau Adonara. 

Latihan perdana PSHT di Flores Timur (Adonara) secara resmi dibuka pada tahun 2012 bulan September, tepatnya di Kec. Witihama, Desa Pledo, yakni di dalam kompleks SMAK Lamaholot. 

Persiapan Sambung Area SMAK Lamaholot Witihama

Seiring berjalannya waktu, latihan ini kemudian merambah ke daerah Kiwangona (Adonara) dan pulau Solor pada tahun 2013. Latihan di Kiwangona dipelopori oleh saudara Arnoldus sedangkan latihan di Pulau Solor dipelopori oleh saudara Anton. Saudara Anton inilah yang memplopori berkembangnya PSHT di daratan Pulau Solor.

Menyusul SMAN 1 Adonara Barat, Waiwadan oleh saudara Yohanes Palyama dan SMAN 1 Adonara Timur, Riangbunga oleh saudara Bento pada tahun 2014, serta latihan di Larantuka pada tahun 2015 oleh Saudara Diqin. 

Latihan PSHT di Adonara barat yang awalnya dipelopori oleh saudara Yohanes Palyama, kemudian diteruskan oleh Saudara Nus Leyn dan Saudara Nus Karwayu. Sedangkan latihan PSHT di Larantuka kemudian diteruskan oleh saudara Kus dan Lopes. Hingga tahun 2022, latihan PSHT tersebar secara merata di daratan Flores Timur.

Tepat pada tahun 2015, bulan November, untuk pertama kalinya latihan PSHT di Flores Timur (Adonara) terkhususnya di Witihama dan Kiwangona, melalui berkat Sang Khalik lewat tangan para pelatih (Yornis, Kens, Armeta, Jojo, Arnoldus dan Arswendo), berhasil mengukuhkan 5 anggota baru dan sekaligus perdana di Flores Timur, 4 anggota dari Adonara Witihama yakni Saudara Laga, Monti, Musken, Simon  dan 1 anggota dari Adonara Kiwangona yakni saudara Marvin. 

Setelah dikukuhkan, Saudara Laga, Monti, Musken dan Simon meneruskan latihan PSHT di Witihama, sedangkan Saudara Marvin kemudian membuka latihan di daerah Lembayung pada tahun 2018, Kec. Ile Bolleng. 

Pada tahun 2020, latihan di Lembayung dipindahkan di Lewokeleng hingga tahun 2023. Ini yang kemudian menumbuhkan cikal bakal perkembangan PSHT di Adonara, Kec. Ile Bolleng. 

Hingga tahun 2022, perkembangan PSHT di Flores Timur dan sekitarnya semakin pesat dan akhirnya pada tanggal 14 Juni 2022, dengan semangat untuk semakin mempertegas identitas sebagai suatu organisasi, maka secara resmi dibentuklah Cabang Flores Timur, yang mencakup daratan Adonara, Larantuka dan Solor. 

Cabang PSHT ini ketuai oleh Yohanes Palyama (saudara Yornis). Tentu, berdirinya latihan PSHT ini tidak hanya mengajarkan tentang gerak lahir atau bela diri, akan tetapi mencoba untuk merangkul agar bisa bekerja sama dengan masyarakat sekitar. 

Harapannya dengan dibentuknya Cabang Flores Timur, latihan PSHT terus berkembang hingga melahirkan bakat-bakat para atlet agar nantinya bisa berkompetisi di jenjang lokal, nasional maupun internasional.

Dengan Semboyan yang selalu diyakini “Selama matahari masih terbit di timur dan terbenam di sebelah barat. Selama Bumi masih dihuni oleh manusia, selama itu pula, PSHT akan tetap jaya abadi untuk selama-lamanya.”

Bagi siapapun yang ingin bergabung dengan latihan PSHT yang ada di Flores Timur, bisa menghubungi kontak WA: 082340282231 (Warga PSHT).

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of