Dicekoki Minuman, Gadis Pegawai Konter Diperkosa di Apartemen Paragon Tangerang

Daerah
Sebarkan Artikel Ini:

Tangerang Selatan, Eposdigi.com – Seorang gadis dibawah umur berinisial D, menjadi korban perkosaan di kamar Apartemen Paragon, Binong, Tangerang. Pelaku adalah temannya sendiri. Keduanya sama-sama bekerja di konter handphone.

Pelaku bernama Hari Amando Pratama (24). Meski bekerja di konter handphone dilokasi berbeda, keduanya telah saling kenal dan berteman satu sama lain. Dari kedekatan itu, rupanya lahir pikiran jahat pelaku untuk memperdaya korban.

Peristiwa keji itu bermula pada Minggu 4 Agustus 2019. Dimana D meminta Amando membantunya mencarikan kamar kontrakan. Setelah dapat dan ditempati, Amando lantas menawarkan D agar sementara memakai kasur dan selimut miliknya lebih dulu.

Selanjutnya, dengan mengendarai mobil Amando menjemput D di kontrakan barunya, dan mengajak gadis malang itu mengambil perkakas kasur dan selimut di kediaman pelaku. Begitu rampung, Amando kembali mengajak D pergi sekedar untuk jalan-jalan.

Namun di tengah perjalanan, Amando merayu D untuk beristirahat sejenak, sambil menikmati minuman yang disebutnya bagus untuk menambah nafsu makan. Agar aroma minuman tak terlalu menyengat, pelaku mencampurkannya dengan minuman soft drink.

“Di tengah perjalanan, tersangka mengajak korban untuk minum-minuman keras dengan merek Sozu. Alasannya bagus untuk menambah nafsu makan dan menggemukkan badan,” terang AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (21/8/2019).

Rupanya setelah meminum Sozu, korban D mulai terhuyung-huyung tak sadarkan diri. Amando lantas membopong D ke kamar sewaan di Apartemen Paragon pada Senin 5 Agustus 2019 sekitar pukul 01.30 WIB.

“Lalu tersangka melakukan perkosaan itu, di kamar apartemen,” imbuh Ferdy.

Korban D sempat siuman. D berontak dan melawan.

“Namun saat itu, tersangka langsung mengancam korban dan memegangi tangan korban, sehingga korban tidak bisa berbuat apa-apa. Kemudian tersangka langsung menyetubuhi korban,” jelas Ferdy.

Usai kejadian itu, korban melapor ke polisi dan langsung menangkap pelaku. Barang bukti yang disita antara lain, seunit mobil pelaku, rok pendek warna merah, celana jeans pendek, kaus pendek warna putih, jaket lengan panjang warna hitam bercorak, serta keterangan saksi dan rekaman Close Circuit Television (CCTV).

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Tindak Pidana pemerkosaan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman penjara, paling lama 12 tahun kurungan. (Foto: Polres Tangsel merilis 2 (dua) kasus perkosaan, dengan jumlah tersangka 4 orang)

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of