Sedekah Alam di Situ Sasak, KBPP Polri Tangsel Tanam 100 Pohon dan Tebar 1.000 Bibit Ikan

Daerah
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan diwujudkan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Kota Tangerang Selatan melalui kegiatan “Sedekah Alam” di Situ Sasak, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan sejumlah aksi nyata untuk mendukung kelestarian lingkungan, yakni penanaman 100 pohon, pelepasan 50 ekor burung perkutut, serta penyebaran 1.000 ekor bibit ikan patin ke kawasan perairan Situ Sasak.

Kegiatan Sedekah Alam tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan hidup. Melalui kegiatan tersebut, KBPP Polri Tangsel ingin mengajak masyarakat melihat bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dilakukan melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

Ketua KBPP Polri Tangsel, Dimas Prasetyo, mengatakan kegiatan Sedekah Alam merupakan bentuk kepedulian sosial yang diharapkan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Penanaman pohon, pelepasan burung dan penebaran bibit ikan merupakan langkah awal yang perlu diikuti dengan upaya pemeliharaan dan pengawasan secara berkelanjutan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama. Menanam pohon, melepas burung dan menebar bibit ikan merupakan bentuk sederhana dari kepedulian kita terhadap keberlangsungan ekosistem,” tegas Dimas Prasetyo.

Menjaga Fungsi Situ

Dimas mengatakan, Situ Sasak merupakan bagian dari lingkungan yang memiliki nilai penting bagi masyarakat sekitar. Keberadaan situ tidak hanya berkaitan dengan ruang terbuka dan kawasan perairan, tetapi juga memiliki fungsi ekologis yang perlu dipelihara bersama.

Karena itu, menurutnya, upaya menjaga Situ Sasak harus dilakukan secara menyeluruh. Kebersihan kawasan, penghijauan di sekitar situ, keberadaan vegetasi, serta kelestarian ekosistem perairan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga lingkungan.

Penanaman pohon di sekitar kawasan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat penghijauan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keberadaan ruang hijau.

Sementara itu, penyebaran bibit ikan patin menjadi bagian dari kegiatan yang diarahkan untuk mendukung kehidupan ekosistem perairan. Namun, keberlanjutan kegiatan tersebut juga membutuhkan perhatian terhadap kondisi kualitas air, kebersihan situ, serta keseimbangan ekosistem agar lingkungan perairan tetap terjaga.

Begitu pula dengan pelepasan burung perkutut. Kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap kehidupan satwa dan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung keberadaan berbagai jenis makhluk hidup.

Membangun Kedekatan dengan Masyarakat

Selain memiliki dimensi lingkungan, kegiatan Sedekah Alam juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara organisasi keluarga besar Polri dengan masyarakat.

Dimas menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan gagasan “Polisi Bersama Masyarakat” yang menurutnya perlu diwujudkan melalui berbagai bentuk kegiatan sosial.

“Polisi bersama masyarakat harus hadir dalam berbagai persoalan kehidupan. Bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial, kemanusiaan dan pelestarian lingkungan,” kata Dimas.

Menurut dia, persoalan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, aparat, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dunia pendidikan, dunia usaha dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Karena itu, kegiatan seperti Sedekah Alam diharapkan dapat menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga dan merawat lingkungan di sekitarnya.

Tidak Berhenti pada Kegiatan Seremonial

Dimas berharap kegiatan Sedekah Alam dapat berkembang menjadi gerakan yang berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu kegiatan.

Menurutnya, menanam pohon maupun menebar bibit ikan merupakan tahap awal. Tantangan berikutnya adalah memastikan pohon yang ditanam dapat tumbuh dan dirawat, kawasan situ tetap bersih, serta ekosistem perairan tidak mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia.

Kesadaran masyarakat, kata Dimas, menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Alam bukan hanya untuk kita nikmati hari ini, tetapi juga harus kita wariskan dalam kondisi yang baik kepada anak cucu kita. Karena itu, mari kita jaga Situ Sasak bersama-sama,” ujarnya.

Semangat tersebut sekaligus menempatkan kegiatan lingkungan sebagai bagian dari pendidikan sosial. Masyarakat diajak untuk memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas kelompok atau lembaga tertentu, melainkan kebiasaan yang perlu dibangun dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan kawasan situ, merawat pohon yang telah ditanam, hingga tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak ekosistem perairan, seluruhnya menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan.

Menguatkan Gerakan Peduli Lingkungan

Melalui kegiatan Sedekah Alam, KBPP Polri Tangsel menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan lingkungan.

Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa ruang-ruang publik seperti Situ Sasak membutuhkan perhatian bersama. Keberadaan kawasan perairan dan ruang hijau akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila dikelola dan dijaga secara bersama-sama.

Dimas berharap semangat yang dibangun melalui Sedekah Alam dapat menular kepada kelompok masyarakat lainnya sehingga semakin banyak pihak yang terlibat dalam kegiatan pelestarian lingkungan.

Ia menilai, gerakan menjaga alam tidak harus selalu dimulai melalui program besar. Kepedulian dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan masyarakat.

“Polisi Bersama Masyarakat, bersama menjaga alam, bersama membangun kehidupan yang lebih baik,” pungkas Dimas Prasetyo.

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of