Perayaan Malam Tahun Baru: Ujian Kepemimpinan Karang Taruna

Daerah
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Karang Taruna muda Pusaka Pledo yang terdiri dari anak muda Pusaka Desa Pledo di Pulau Adonara, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur yang dinahkodai oleh Iskon Bahy mengadakan rapat pembentukan panitia malam Penyambutan Tahun Baru 2025 di Balai Desa Pledo.

Perayaan malam tahun baru biasanya merupakan perayaan besar bagi masyarakat di desa-desa di Pulau Adonara, sehingga butuh dipersiapkan secara serius. Dan biasanya perayaan malam tahun baru juga merupakan kesempatan untuk mengasah bakat-bakat kepemimpinan di desa.

Anak muda di desa, melalui Organisasi Karang Taruna mempersiapkan perayaan malam tahun baru 2025 secara serius. Begitu juga di Desa Pledo – Witihama di Pulau Adonara.

Baca Juga:

Melepas diri dari Jerat “Penjajah” di Pasar Mirek

Ketua Karang Taruna Iskon Bahy sebagai nahkoda baru, menggantikan Ama Gawi, menekankan pentingnya manajemen yang efektif dari seorang pemimpin untuk memastikan bahwa semua anggota berkontribusi secara optimal dalam mencapai tujuan bersama.

Iskon juga menjelaskan bahwa, “gaya kepemimpinan seorang ketua dalam memimpin organisasi atau sebuah panitia sangat mempengaruhi dinamika organisasi/panitia tersebut”.

Dalam rapat pembentukan panitia yang dihadiri oleh anak -anak muda dari masing-masing dusun. Anak-anak muda ini memaparkan program kerja masing-masing seksi serta menawarkan susunan panitia acara perayaan pelepasan tahun 2024 sekaligus menyambut tahun baru 2025.

Baca Juga:

Pariwisata Mekko Masih Harus Berbenah

Ketua panitia Perayaan Malam Tahun Baru dipilih secara aklamasi oleh forum dan Astrolinus Tokan dipercayakan oleh forum untuk.

Dalam pengarahannya kepada ketua panitia, Iskon Bahy kembali menegaskan tentang tugas dan tanggung jawab panitia untuk memastikan perayaan malam tahun baru berlangsung lancar.

 “Ketua dan ketua seksi harus membagi tugas dan tanggung jawab dengan jelas kepada anggota panitia. Dalam konteks ini, panitia harus menjelaskan tugas dan tanggung jawab setiap seksi agar berjalan sesuai tugas dan SOP. Hal ini menunjukkan pentingnya pengorganisasian yang baik agar anggota dapat berperan sesuai fungsi masing-masing,” terang Iskon.

Dengan prinsip keterbukaan, lanjut Iskon, setiap ketua seksi dan anggota nya harus terbuka dalam komunikasi yang baik dan efektif untuk menjaga hubungan yang baik segenap panitia. Ketua harus secara terbuka mendengarkan pendapat dari anggota.

Baca Juga:

Desa Lamabelawa Juara Lomba Kuliner Lokal Festival Kampung Creative

Iskon pun menambahkan bahwa yang paling penting dalam manajemen organisasi/panitia adalah evaluasi kinerja pengurus. Dari evaluasi ini pengurus atau pun Masyarakat dapat memberikan kritik dan saran yang membangun tentunya untuk pengurus agar kedepannya bisa lebih baik lagi

“Kita adakan rapat panitia lagi, untuk mengetahui secara jelas apakah masih ada seksi yang belum berjalan, apakah ada halangan dan akan kita pikirkan solusinya,” kata Iskon lebih lanjut

Manajemen ketua Karang Taruna dan ketua panitia dalam mengorganisir bawahan dan anggota di desa sangat menentukan keberhasilan organisasi terutama panitia perayaan malam tahun baru.

Melalui penerapan gaya kepemimpinan yang tepat, pengorganisasian yang efektif, komunikasi yang baik, serta evaluasi kinerja yang sistematis, ketua dapat menciptakan lingkungan yang produktif dan inklusif.

Baca Juga:

Mengapa Karnaval Harus Ramah Anak?

Dengan demikian, Karang Taruna dapat berperan maksimal dalam pemberdayaan pemuda dan pembangunan masyarakat desa secara keseluruhan.

Selamat lepaspergikan tahun 2024 dan selamat menyambut tahun baru 2025.

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of