Menyapa Keberagaman: Bijak Berelasi Toleransi Lintas Budaya

Budaya
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Siswa-siswi kelas XI SMA Tarakanita Magelang melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Pondok Pesantren Selamat. Kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk menambah wawasan mengenai kehidupan di lingkungan pesantren.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan nyata bagi para siswa untuk menghidupi nilai-nilai Tarakanita dalam interaksi dan pengalaman lintas budaya serta lintas komunitas.

Rombongan SMA Tarakanita ini disambut hangat oleh pihak pondok pesantren dibantu oleh para santri yang mengarahkan para siswa. Kegiatan kunjungan dipandu oleh Bapak Suryanto selaku koordinator acara. 

Kegiatan ini diawali dengan berdoa bersama dan sambutan dari SMA Tarakanita oleh Bapak Edi, sementara pihak pondok diwakili oleh Gus Tansil selaku pengasuh pondok pesantren Selamat.

Baca Juga:

Belajar Menghargai Perbedaan: Refleksi Kunjungan SMA Tarakanita Magelang ke Vihara dan Candi Mendut

Dalam sambutannya, Gus Tansil langsung mengajak para siswa untuk berdialog dan berbagi pengalaman. Para siswa mendengarkan dengan penuh perhatian dan menunjukkan rasa ingin tahu yang besar tentang kehidupan di pesantren. 

Sebuah bentuk kepedulian untuk memahami kehidupan teman sebayanya yang berada dalam lingkungan berbeda. Sesi dialog ini berlangsung sangat antusias. Para siswa berani bertanya, berdiskusi, dan mengekspresikan pendapatnya.

Hal yang menarik dalam dialog ini, dalam Pondok Pesantren ini sangat menekankan adab dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah berdialog bersama Gus Tansil, para siswa diajak untuk berkeliling pondok untuk melihat suasana pondok yang asri. Keasrian pondok juga menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. 

Para siswa tampak antusias mengamati berbagai fasilitas serta aktivitas para santri yang tengah berlangsung. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing dalam kelompok kecil, para siswa dipisah antara laki-laki dengan perempuan. 

Baca Juga:

Menggali Makna Budaya Bangsa Lewat Bahasa Daerah

Dalam sesi ini baik para siswa maupun para santri sangat antusias bertukar cerita tentang kehidupan sehari-hari, pengalaman belajar, hingga kebiasaan positif yang diterapkan masing-masing lingkungan.

Suasana semakin hidup saat sesi keakraban dimulai. Siswi SMA Tarakanita memimpin kegiatan keakraban dengan ice breaking dan dilanjutkan dengan lagu-lagu dan iringan alat musik gitar serta cajon oleh siswa-siswi SMA Tarakanita. 

Para santri membalas dengan penampilan rebana yang memukau. Kegiatan ini menjadi wujud merayakan keindahan perbedaan melalui seni, kebersamaan, dan sukacita.

Baca Juga: 

Merawat Keberagaman Untuk Persatuan Bangsa

Seluruh peserta kemudian menikmati makan bersama di pondok. Kebersamaan ini menjadi momen berharga bagi para siswa untuk ikut merasakan langsung suasana sederhana namun penuh kehangatan di pondok pesantren Selamat. 

Momen ini juga menjadi gambaran sederhana namun kuat tentang kebersamaan, persaudaraan dan penerimaan tanpa batas.

Kegiatan kunjungan ini ditutup oleh Ibu Kristanti selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan yang menyampaikan apresiasi besar kepada Pondok Pesantren Selamat atas sambutan hangat. Sebagai tanda persaudaraan, sekolah memberikan kenang-kenangan pihak pondok.

Melalui kunjungan ini, diharapkan para siswa dapat terus menumbuhkan rasa hormat terhadap keberagaman, memperkuat karakter sesuai nilai-nilai Tarakanita, serta menjadi generasi yang menciptakan harmoni di tengah masyarakat. 

Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal bagi para siswa untuk melangkah sebagai pribadi yang berbela rasa, berintegritas, dan membawa damai.

Artikel ini sebelumnya tayang di depoedu.com kami tayangkan kembali dengan izin dari redaksi

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of