Eposdigi.com – Menurut saya materi Matematika di SMA itu sebaiknya tidak usah diajarkan. Mengapa? Ya sebab materi itu emang nggak guna. Menurut riset (saya lupa judulnya) Matematika yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari adalah Matematika dasar.
Matematika dasar yang itu harusnya sudah dipelajari semua di SD. Materi Matematika di SMA sangat kecil kemungkinannya diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kita perlu sadar diri kemampuan murid kita ini masih jauh dari yang diharapkan. Skor pisa kita masih rendah. Banyak sekali fenomena anak SMA yang gagap hitung yang acap kali dijadikan konten ledekan.
Bayangkan anak yang belum lancar operasi pecahan mengerjakan turunan dan integral di SMA. Itu sama kayak anak baru belajar jalan udah dilatih untuk bisa parkour. Ngaco kan.
Baca Juga :
Kita benar-benar perlu tahu diri. Kemampuan Matematika dasar kita saja masih rendah kok mau main trigonometri atau kalkulus. Ya udah mending fokus di Matematika dasar.
Kalau memang kita nggak bisa menyelesaikan Matematika dasar di SD ya ulang lagi di jenjang SMP sampai kelar. Nah, materi SMP yang ada saat ini bisa diplot untuk materi di SMA. Terus materi SMA-nya gimana? Buang lah. BUANG.
Dengan kemampuan bangsa kita yang sekarang, kita nggak butuh dan gak mampu belajar materi SMA. Nggak ada orang yang pakai logaritma dalam kehidupan sehari-hari atau pebisniss yang pakai pertidaksamaan linear untuk optimasi bisnisnya.
Dan kita akui juga, kemampuan murid kita juga belum nyampek di ajak ke sana.
Baca Juga :
Dengan membuang materi SMA, kita punya tambahan waktu 3 tahun. Kita bisa memberi porsi lebih banyak untuk para guru dan murid-murid kita belajar Matematika dasar dengan benar selama 9 tahun atau dari SD sampai SMP.
Dengan memiliki pondasi yang kuat mereka bisa menerapkan Matematika dalam kehidupan mereka atau belajar di tahap berikutnya. Ibaratnya kita bikin rumah satu lantai tapi kokoh.
Kalau materi Matematika di SMA dihapus, ntar kalau kuliah gimana?
Gini ya. Pertama, tidak semua jurusan butuh penguasaan materi mtk di SMA saat ini seperti logaritma, trigonometri atau kalkulus. Kedua, materi itu biasanya juga akan diulang di bangku kuliah.
Baca juga :
Jadi, mengapa tidak sekalian dipelajari baru di perkuliahan. Kan lebih spesifik untuk mereka yang membutuhkan belajar materi itu.
Ntar jeda iklan dulu ya teman-teman. Buat yang pingin ngajar Matematika pakai media Coding bisa join di kelas ngajar coding. Linknya ini: s.id/ngajarcoding
Siapa sih yang bikin materi Matematika di SMA jadi seperti sekarang? Ya para ahli yang diundang konoha lah (bisikan yang saya dapat). Mereka mikir Matematika itu penting bla-bla-bla.
Jadi menurut mereka semua materi itu harus diajarkan. Mereka lupa tidak semua anak harus menjadi ahli Matematika. Mereka ibarat membangun gedung tinggi tapi pondasinya kopong.
Baca Juga :
Akibat keserakahan para ahli itu, pembelajaran Matematika di SMA itu jadi prematur. Murid tidak mendapat cukup waktu belajar Matematika dasar di SD. Lalu dipaksa lanjut ke Aljabar di SMP.
Di SMA mereka dipaksa lagi mempelajari materi yang kompleks, yang juga tidak berguna dalam kehidupan mereka. Terus kita berharap mereka suka dan menguasai materi itu? Wow, anda meminta terlalu banyak, Fergusso.
Tulisan ini sebelumnya tayang di depoedu.com, kami tayangkan kembali dengan izin dari penulis / Foto: dakta.com
Leave a Reply