Kapan Vaksin Covid-19 Ditemukan Menurut Bill Gates?

Internasional
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Saat ini WHO mencatat di seluruh dunia ada sekitar 43 riset vaksin Covid-19. Riset-riset tersebut melaporkan perkembangan yang menggembirakan dengan kecepatan yang berbeda-beda.

Ada yang sudah mencapai tahap uji praklinik pada hewan bahkan ada yang hingga kini sudah berada pada tahap uji klinis pada manusia.

Ini merupakan perkembangan yang penting karena penemuan vaksin Covid-19 adalah salah satu exit strategy yang diperlukan untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Pendaftaran Online Link Berikut :SMA Surya Mandala dan SMK Surya Mandala  – Untuk Informasi lengkap –> : Sekolah Surya Mandala

Vaksin menjadi jawaban untuk menghentikan pandemi mengingat mayoritas kasus infeksi Covid-19 merupakan kasus tanpa gejala, yang mempersulit pengendalian pandemi.

Berita gembira berasal dari Bill Gates. Ia mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 akan ditemukan pada akhir tahun ini atau awal tahun 2021, berdasarkan informasi yang ia miliki.

Bill Gates melalui yayasan nirlaba Bill&Melinda Gates sejak bulan Februari 2020 telah menyumbangkan 100 miliar dolar diantaranya untuk mendanai penelitian dalam upaya menemukan vaksin.

Sebagai donatur, ia ikut memantau perkembangan mutakhir dari upaya penemuan vaksin tersebut. Oleh karena itu, informasi dari Bill Gates akurat dan dapat dipercaya.

Menurut Bill Gates, vaksin yang ditemukan tersebut merupakan vaksin yang hebat karena bisa memblokir penularan pandemi Covid-19. Menurutnya vaksin ini akan digunakan oleh 70-80% orang di dunia.

Baca Juga : Mengintip Kegilaan Bill Gates : Beli Buku Seharga Rp 440 Miliar

Oleh karena itu, menurut Bill Gates masalah berikut yang harus ditangani adalah masalah distribusi untuk memastikan semua orang dapat mengakses vaksin tersebut.

Menurut pendiri Microsoft ini, pada tahap pertama vaksin ini harus diberikan kepada para tenaga medis. Kemudian diberikan pada negara berpendapatan rendah, sebab masyarakat di sana beresiko tingggi terjangkit Covid-19.

Selain informasi di atas dirilis, muncul kabar lain yang lebih optimis berasal dari Universitas Oxford. Salah satu universitas tertua dunia ini, mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 dalam bentuk inhaler yang pembuatannya dikerjakan bersama Astra zeneca, akan siap digunakan mulai bulan Agustus 2020.

Para peneliti di Oxford yakin, 80% vaksin Covid-19 yang mereka produksi ini akan bekerja dengan baik, terutama pada penderita berusia muda. Penelitian Oxford ini merupakan salah satu yang dibiayai oleh Bill Gates melalui yayasan nirlabanya.

Informasi ini menggambarkan perkembangan yang menggembirakan, mengingat pandemi ini telah berdampak sangat buruk pada ekonomi Indonesia.

Misalnya, Covid-19 telah ikut menaikkan tingkat pengangguran di Indonesia. Badan Pusat Statistik mencatat, tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2020 sebanyak 6,88 juta orang. Pada tahun 2021 di khawatirkan akan mencapai 10,7 hingga 12,7 juta orang.

Mudah-mudahan kabar tentang penemuan vaksin ini menjadi kenyataan, bahkan bisa lebih cepat. Ini akan membantu proses pemulihan ekonomi di Indonesia. Paling tidak menghentikan gelombang pemutusan hubungan kerja yang menambah jumlah angka pengangguran baru.

(Tulisan ini sebelumnya tayang di depoedu.com, kami tayangkan kembali dengan izin dari penulis. / Foto : forbes.com)

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of