Peran Media dalam Industri Pariwisata di Indonesia

Bisnis
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Obyek wisata di Indonesia banyak yang indah serta unik. Antara satu daerah dengan daerah lain sangat beragam. Butuh kesiapan sumber daya manusia untuk mengelolanya. Begitu juga dengan infrastruktur baik fisik maupun sosial. Tentu infrastruktur sangat mendukung akan berdampak pada kunjungan wisatawan, baik lokal maupun manca negara.

Dalam salah satu artikelnya, kompas.com menyatakan bahwa pariwisata merupakan sektor yang paling efektif untuk mendongkrak devisa Indonesia. Maka Bank Indonesia bersama pemerintah menargetkan mampu menumpulkan devisa sebesar 20 miliar dollar AS atau setara Rp 2,8 triliun dari sektor pariwisata. Target tersebut, lebih besar 3 miliar dolar AS dibandingkan perolehan devisa dari pariwisata pada tahun lalu yakni 17 miliar dollar AS atau Rp 2,3 triliun.

Dunia industri dari sektor pariwisata rupanya menjadi primadona sumber devisa di Indonesia. Selain itu juga memperluas kesempatan peluang kerja dan  mendorong revitalisasi perekonomian lokal.

Kementerian Pariwisata melansir data bahwa pada periode Januari hingga Oktober 2017 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mengalami pertumbuhan 24 % dibanding periode yang sama pada 2016. Jumlah wisman yang datang ke Indonesia pada  tahun 2017 mencapai 14,04 orang. Meskipun demikian, jumlah itu masih di bawah target junjungan wisman 2017 yang mencapai 15 juta orang.

Apalagi saat ini bandara-bandara baru berstandar internasional sudah beroperasi untuk menunjang aksesibilitas turis mancanegara yang ingin ke Indonesia.

Pemerintah pusat pun menargetkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada 2019 mencapai 20 juta orang. Dengan target tersebut, adalah  lebih besar dibandingkan jumlah wisatawan mancanegara  yang datang tahun lalu, yaitu lebih dari 16 juta orang. Presiden Joko Widodo pun melihat potensi besar pada pariwisata dan sektor industri yang terkaitnya. Karenanya, Presiden  berkomitmen untuk mengembangkan sektor pariwisata.

Peran Media 

Industri pariwisata yang maju pesat, tidak lepas dari peran berbagai media, termasuk media digital sosial yang mempromosikannya. Salah satunya peran media dalam menginformasikan obyek wisata, kepada wisatawan lokal maupun turis-turis asing. Hal itu tentu sangat efektif untuk menjadi referensi bagi mereka dalam memutuskan destinasi wisata mereka.

Mulai lokasi wisata, kemudian infrastruktur dan alternative transportasi menuju kesana, alternative tempat penginapan, dan wisata kuliner disekitar lokasi objek wisata harus dipromosikan sebaik mungkin. Konten-konten tersebut harus dikemas dalam berbagai media promosi. Semenarik mungkin.

Sangat penting juga jika media mengungkapkan kerawanan dan potensi bencana pada lokasi destinasi wisata tersebut. Sekaligus mengungkapkan manajeman tanggap darurat yang telah disiapkan. Termasuk manajeman lingkungan dan pengolahan limbah sisa kegiatan pariwisata. Informasi seperti ini tentu memberi rasa aman dan nyaman kepada wisatawan.

Peran Pemerintah daerah

Majunya industry pariwisata di sebuah daerah tidak terlepas dari peran Pemerintah Daerah di sana. Mulai dari menyediakan segala macam infrastruktur, baik sosial maupun fisik. Termasuk mengemas berbagai macam kegiatan promosi untuk menarik wisatawan baik local maupun mancanegara untuk berkunjung.

Infrastruktur transportasi baik pembangunan baru maupun perrawatan dan pemeliharaan adalah tugas pemerintah daerah. Salah satu infrastruktur yang juga menjadi peran pemerintah adalah berbagai perizinan untuk memudahkan investasi pariwisata di daerah. Tentu dengan pertimbangan bahwa investasi-investasi ini harus memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat lokan setempat.

Infrastruktur sosial yang juga harus menjadi perhatian serius adalah “kejut budaya” lokal akibat masuknya berbagai ragam budaya asing yang dibawa oleh wisatawan. Interaksi dengan wisatawan luar jangan sampai memicu konflik budaya, sehingga perlu dipersiapkan dengan baik. Hal ini tentu sangat penting. Bahwa jangan sampai atas nama investasi industry di bidang pariwisata membuat masyarakat lokal tercerabut dari akar budayanya.

Lewat pendidikan dan pelatihan sadar pariwisata, pendampingan masyarakat lokal untuk menjadi bagian dari industri pariwisata di daerahnya. Termasuk mendesain kegiatan ekonomi yang memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat lokal, dari kegiatan pariwisata di daerah tersebut.

Dan sekali lagi peran media kembali sangat dibutuhkan untuk mengawal gerak kegiatan pariwisata di daerah tersebut. Media harus mampu mengawal setiap kegiatan pariwisata dan memastikan para pengunjung betah meninap lebih lama dan tertarik untuk mengunjunginya kembali. Terutama memastikan bahwa kegiatan pariwisata di daerah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat lokal. Manfaat dibidang budaya terutama meningkatkan taraf ekonomi mereka. (Foto: techad.co.id)

Sebarkan Artikel Ini:

1
Leave a Reply

avatar
1 Discussion threads
0 Thread replies
0 Pengikut
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca Juga: Peran Media dalam Industri Pariwisata di Indonesia […]