Arak Flores Timur: Ketika Hukum Berhadapan dengan Budaya dan Hak Hidup

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Baru-baru ini, publik Flores Timur diramaikan dengan upaya aparat kepolisian Flores Timur yang menggeledah dan menyita puluhan liter arak, minuman tradisional yang telah menjadi urat nadi kehidupan banyak keluarga.  Bagi polisi, ini adalah penegakan hukum. Namun, bagi sebagian masyarakat di Flores Timur, tindakan ini laksana “menggusur ladang rezeki” yang telah menghidupi mereka turun-temurun;  […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Kapas di Flores Timur: Berdamai Dengan Kapitalisme Demi Kearifan Lokal?

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Beberapa tahun lalu, ada wacana untuk mendorong kemandirian para pelaku tenun ikat di Flores Timur, mencoba mencari alternatif, meningkatkan pendapatan dari hasil jual tenun ikat dengan menekan harga benang. Salah satu alternatifnya adalah mencari peluang untuk memproduksi sendiri benang dari serat alami. Lalu pilihan yang paling mungkin bahwa bahan baku serat alami tersebut […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...

Kapas di Flores Timur: Antara Kearifan Lokal dan Tuntutan Kapitalisme

Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com – Saya agak kesulitan membayangkan Lamaholot tanpa kapas. Kapek. Bukan hanya soal fungsinya sebagai bahan baku pembuat benang, yang kemudian menjadi tenun ikat. Kapek (dalam bahasa Lamaholot) atau kapas – sejauh yang saya ketahui – rasanya sangat sulit dipisahkan dari banyak ritual adat di Lamaholot. Apalagi ketika Kapek sudah menjadi Lelu. Kapek itu seluruh […]

Sebarkan Artikel Ini:
Baca Lebih Lanjut...