Eposdigi.com – Forum Jamsos memberi kritik atas blusukan Wapres Gibran ke pasar dan ke sawah. Mereka menilai, apa yang dilakukan Wapres Gibran tidak bermanfaat banyak bagi masyarakat secara langsung. Forum Jamsos juga menagih janji pemerintah yang menjanjikan 19 juta lapangan kerja.
Kritik pedas itu disampaikan Koordinator Forum Jamsos, HM.Jusuf Rizal saat menjawab pertanyaan media di Jakarta usai melaksanakan diskusi Serap Aspirasi Pekerja dan Buruh dalam rangka memberikan konsep Revisi UU Ketenagakerjaan.
Sebagaimana dimuat dalam berbagai liputan media, Wapres Gibran Rakabuming kerap blusukan ke pasar-pasar serta ke sawah. Gibran itu dilakukan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.
Namun Jusuf Rizal menilai bahwa blusukan yang dilakukan oleh Wapres Gibran, tidak efektif. alasan dari ketidak efektifan blusukan tersebut adalah karena pasar-pasar dan sawah hingga saat ini tidak berubah.
Baca Juga:
Forum Jamsos Tegas Menolak KRIS Dan Meminta Presiden Prabowo Kaji Ulang Pepres 59 Tahun 2024
“Sekarang ini model-model demikian atas nama serap aspirasi, tidak efektif karena permasalahan Pasar dan Sawah itu belum berubah. Yang diperlukan rakyat saat ini lowongan kerja 19 juta seperti yang dijanjikan waktu kampanye. Itu lebih penting,” kata Jusuf Rizal.
Aktivis pekerja dan buruh Ketum Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI)-KSPSI itu memberi masukan agar Wapres Gibran stop gaya blusukan pencitraan.
Pria berdarah Madura-Batak ini mengharapkan agar Wapres Gibran fokus bagaimana merealisasi janji penyediaan 19 juta lapangan kerja baru, mengingat saat ini banyak perusahaan tengah limbung, yang mengakibatkan PHK banyak terjadi di mana-mana.
Baca Juga:
Forum Jamsos Pertanyakan Penggunaan Dana BPJS Ketenagakerjaan untuk Tapera
“Forum Jamsos memberi masukan, sebaiknya Wapres Gibran fokus blusukan masalah ketenagakerjaan yang rumit. Mulai pekerja muda, formal, informal dan disabilitas, serta dampak PHK bagi masyarakat,” tegas Jusuf Rizal yang juga Relawan Prabowo, Ketum Ormas Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara itu
Menurutnya Forum Jamsos bersedia jika dibutuhkan memberi masukan tentang masalah-masalah ketenagakerjaan serta jaminan sosial bagi pekerja dan buruh. Dengan demikian ada upaya pemerintah guna mencari solusi serta merealisasi 19 juta lapangan kerja baru. Bukan iming-iming dan omon-omon.
Berdasarkan catatan redaksi, Forum Jamsos Pekerja dan Buruh merupakan wadah lintas federasi dan konfederasi dalam rangka memperjuangkan hak-hak para pekerja dan buruh, termasuk jaminan sosial. Forum Jamsos juga memiliki LBH (Lembaga Bantuan Hukum)
Baca Juga:
Forum Jamsos didirikan oleh para aktivis pekerja dan buruh, termasuk didalamnya pengurus federasi dan konfederasi, pemerhati Jaminan Sosial, seperti Timboel Siregar, jurnalis serta pengawas ketenagakerjaan, praktisi hukum maupun penggiat anti korupsi
Leave a Reply