Dampak Negatif Internet Bagi Seorang Remaja

Opini
Sebarkan Artikel Ini:

Eposdigi.com- Pada zaman seperti ini, hidup kita sehari-hari dipenuhi dengan menggunakan perangkat elektronik dan juga media internet. Rasanya sangatlah penting perangkat elektronik tersebut untuk berbagai hal. Walaupun banyak efek baiknya, seperti bisa berkomunikasi dengan orang lain dari tempat yang berbeda secara langsung, dan juga bisa mencari banyak informasi, juga sangat banyak efek buruknya.

Efek buruk ini tidak hanya terjadi kepada orang dewasa, para anak-anak dan remaja pun juga merasakan dampak buruk ini. Hal ini sering terjadi pada kaum remaja yang memasuki jenjang pendidikan SMA dan juga SMP.

Baca juga: Pengaruh Teknologi Modern Terhadap Kehidupan Remaja

Sebenarnya dampak buruk ini bisa terjadi karena satu hal, yaitu remaja memiliki rasa ingin tahu yang sangat dalam sampai mereka tidak peduli apakah hal itu akan berdampak positif atau negatif. Salah satu hal itu adalah kekerasan, sekarang banyak sekali permainan-permainan yang berkaitan dengan kekerasan bisa berupa game FPS (First Person Shooter) ataupun game seperti tinju-tinjuan dan lainnya, beberapa game ini adalah CS:GO (Counter Strike: Global Offensive), Point Blank, Call of Duty, GTA (Grand Theft Auto).

Itu hanya beberapa dari banyak game yang dimainkan oleh remaja-remaja jaman sekarang, selain game mereka juga mempelajari hal-hal seperti SARA ataupun PORNOGRAFI di media sosial ataupun di website yang mereka temukan di internet.

Baca juga: Hal-Hal Buruk Yang Dilakukan Saat Masa Remaja

Mereka telah terjebak dalam dunia maya, yang membuat mereka melakukan tindakan kekerasan fisik maupun kekerasan sexual. Tindakan kekerasan ini bukanlah tindakan yang benar. Bayangkan melakukan kekerasan saat masa remaja, hal apa yang akan seorang remaja akan lakukan jika sudah memasuki jenjang dewasa, bisa saja dia menjadi penjahat dan melakukan tindakan kriminal.

Selain melakukan tindakan kejahatan mereka juga bisa merusak hidupnya sendiri, para remaja bisa saja mengkonsumsi narkoba ataupun tindakan merokok. Tindakan ini bisa merusak hidup mereka terutama penggunaan narkoba dan juga merokok. Hal ini sangat bahaya maka seorang yang lebih dewasa harus bisa mendamping mereka agar mereka mengikuti jalan yang benar.

Hal ini dikarenakan banyak faktor, salah satunya adalah karena orang tua kurang memperdulikan perkembangan anaknya, jadi orang tuanya membiarkan anaknya melakukan apapun yang dia mau tanpa mengetahui.

Baca juga: Remaja Bermasalah

Memang orang tua sering sibuk, tetapi anak tetap merupakan kewajiban mereka yang utama, selain ini bisa juga disebabkan karena orang tua dari anak tersebut mengalami perselisihan dan akhirnya cerai. Hal ini menyebabkan orang tua menjadi sibuk kepada diri sendiri melainkan anaknya, maka anaknya menjadi tidak terurus dan tidak mendapatkan pelajaran tentang perilaku, maka anak tersebut bisa melakukan tindakan kekerasan karena kurang berbicara dan mendapatkan pendidikan dari orang tuanya.

Para orang dewasa seperti orang tua dan guru harus bisa mendampingi seorang anak agar bisa mengikuti jalan yang benar. Ada beberapa hal yang mungkin efektif bagi dampak buruk internet untuk para remaja.

Sebaiknya orang tua membatasi penggunaan teknologi bagi anak-anaknya sampai umur tertentu dan seharusnya orang tua juga memantau perangkat elektronik yang digunakan secara rutin memang ini mengganggu privasi mereka dan mereka juga merasa tidak nyaman, tetapi jika mereka dibiarkan begitu saja, bisa jadi mereka  terpengaruh dan akan melakukan tindakan kekerasan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. 

Baca juga: Anak Yang Kekurangan Belum Tentu Tidak Menjadi Pemimpin Yang Baik

Orang tua juga bisa sering berbincang dengan anaknya tentang hal-hal kecil saja sudah bisa berpengaruh banyak seperti pengalaman yang dialami pada hari itu ataupun pengalaman masa lalu. 

Sebaiknya para orang tua yang membantu mendidik anak, lebih peduli dan lebih peka untuk mendidik anak anak mereka, banyak sekali hal yang bisa mereka lakukan dan hal itu akan berdampak banyak bagi perkembangan anaknya.

Foto: Website pendidikan/Penulis adalah siswa SMP Kolese Kanisius Jakarta.

Sebarkan Artikel Ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of